Topik : 

Bawang Merah Dongkrak Ekonomi Desa Pana: Perputaran Uang Capai Rp700 Juta Lebih!

Reporter : Mesron Nome
  • Bagikan
IMG 20250406 101004

Desa Pana di TTS berhasil mengangkat ekonomi warga lewat budidaya bawang merah. Berkat MOC dari TRI, hasil panen meningkat dan perputaran uang tembus Rp700 juta!

Desa Pana di Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan, berhasil mencetak sejarah baru dalam sektor pertanian. Komoditas bawang merah yang dulu dianggap biasa saja, kini menjelma jadi primadona ekonomi desa berkat penggunaan Micro Organism Culture (MOC) dari Tani Ternak Indonesia (TRI). Sekretaris Desa Pana, Simri Taopan, mengungkap bahwa sejak Desember tahun lalu, produk MOC sudah mulai digunakan petani dan hasilnya luar biasa.

“Awalnya kami pakai di sayur dan uji coba pada ubi kayu. Tahun ini kami aplikasikan pada bawang merah, dan hasilnya seperti yang kita lihat sekarang. Bobot bawang lebih besar dan hasil panennya melimpah,” kata Simri saat ditemui di lokasi panen. Ia menegaskan bahwa penggunaan MOC membantu petani lepas dari ketergantungan terhadap cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Peter Salem Dampingi Petani Laob: Siapkan Lahan 70 Are untuk Program MBG

Simri juga menambahkan bahwa sejak penggunaan MOC, kerugian akibat gagal panen berkurang drastis. “Kalau dulu kami tanam banyak di musim hujan tapi gagal, sekarang tidak lagi. Bahkan hasil panen kami naik signifikan,” ujarnya bangga. Ia menyebut bahwa omzet dari perputaran bawang merah di Desa Pana sudah mencapai lebih dari Rp700 juta, memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Masyarakat adat sudah bisa bangun rumah, beli kendaraan, dan kebutuhan primer bisa terpenuhi. Kami bangga bisa melihat perubahan ini,” ucapnya dengan mata berbinar. Untuk mendukung hal ini, pemerintah desa menganggarkan dana desa untuk pengadaan 3 ton 270 kilogram bibit bawang serta produk MOC dari TRI.

  • Bagikan