Doa dan Harapan Iringi Pelepasan Siswa Angkatan ke-29 SMA Negeri 7 Kupang

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
20260508 093626

Kupang, Timorsavana.com – SMA Negeri 7 Kupang menggelar Ibadah Syukur Kelulusan dan Pelepasan Siswa Kelas XII Angkatan ke-29 Tahun 2026 di Lapangan Upacara SMA Negeri 7 Kupang, Jumat (8/5/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Melangkah Pasti Menggapai Masa Depan Gemilang.”

Acara berlangsung khidmat dan penuh sukacita dengan dihadiri Kepala SMA Negeri 7 Kupang, Wemvrid Metusalak Boimau, S.Pd., M.Hum., Pendeta Sepy M. A. Harus, S.Th., perwakilan komite sekolah, 374 siswa kelas XII bersama orang tua, serta sekitar 100 guru dan tenaga kependidikan.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan sekolah sebagai bentuk penghargaan dan pelepasan resmi kepada siswa kelas XII yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan siswa kelas XII, Sabrina Kefi, menyampaikan ungkapan hati mewakili seluruh siswa. Ia mengenang perjalanan selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMA Negeri 7 Kupang.

“Tiga tahun lalu kami datang sebagai siswa baru dengan rasa takut namun penuh harapan. Sekolah ini menjadi saksi langkah pertama kami belajar, tertawa, bahkan jatuh dan bangkit bersama. Di tempat ini kami bukan hanya belajar pelajaran, tetapi juga belajar arti persahabatan, perjuangan, dan mimpi,” ungkap Sabrina.

Ia mengatakan setiap sudut sekolah menyimpan kenangan yang tidak akan terlupakan, mulai dari tawa, air mata, hingga kebersamaan yang akan selalu dirindukan.

Menurutnya, perpisahan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru menuju masa depan.

“Terima kasih kepada para guru. Ajaranmu adalah pelita masa depan kami. Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tetapi rumah penuh cerita,” katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua yang selama ini memberikan dukungan, doa, dan pengorbanan bagi keberhasilan anak-anak mereka.

Baca Juga :  Seleksi Penerimaan Murid Baru, SMAN 7 Kupang, Jalur Domisili Paling Cepat Penuh

“Kami tidak akan sampai di titik ini tanpa papa dan mama. Terima kasih atas semua pengorbanan dan doa yang tidak pernah putus,” lanjutnya.

  • Bagikan