Bakti BCA dan SDI Nunumeu Kolaborasi Majukan Pendidikan Sains dan Karakter di Daerah Tertinggal

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251018 WA0011

Soe||Timorsavana.com — Kolaborasi antara sektor swasta dan dunia pendidikan kembali ditunjukkan melalui kegiatan Festival STEM (Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika) dan Seminar Berbagi Hasil Praktik Baik Pembelajaran STEM, Inkuiri, serta Penguatan Karakter. Kegiatan tersebut digelar di SD Inpres Nunumeu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada 9 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Bakti BCA dengan SDI Nunumeu, yang telah berlangsung sejak tahun 2023. Acara tersebut dihadiri oleh para kepala sekolah, guru dari 40 sekolah dasar, dan perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten TTS.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDI Nunumeu, Yakoba Saekoko, S.Pd.K, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh BCA selama dua tahun terakhir.

“Dalam kesempatan yang sangat berharga ini saya sebagai pimpinan di SD Inpres Nunumeu dapat menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bakti BCA yang sudah berkenan mendampingi kegiatan ini sejak tahun 2023,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa SDI Nunumeu menjadi salah satu dari 21 sekolah di NTT yang mendapat kesempatan mengikuti program peningkatan literasi membaca yang diselenggarakan BCA, dimana hanya dua sekolah dari kabupaten TTS yang terlibat.

“Pada tahun 2023 kami boleh berproses di Kota Kupang, dan dari proses 21 SD yang ada, dua dari Soe yakni SD Inpres Nunumeu dan SDI Oebesa, 19 sekolah dasar dari Kota Kupang,” ungkapnya.

Yakoba menilai kesempatan ini sebagai anugerah Tuhan yang luar biasa. “Di sinilah saya melihat bagaimana Tuhan berkenan, dari sekian banyak sekolah berkat ini Tuhan perintahkan datang ke Kabupaten Timor Tengah Selatan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Bakti BCA merupakan wujud perhatian terhadap daerah tertinggal, khususnya di bidang pendidikan. “Tuhan berkenan, perhatian dari saudara-saudara kita di pusat lewat BCA menaruh perhatian bagi Kabupaten TTS,” ujarnya.

Baca Juga :  10.000 Siswa TTS Pecahkan Rekor Dunia MURI: Baca Puisi dalam Tiga Bahasa

Dalam kegiatan tersebut, SDI Nunumeu menampilkan sejumlah praktik baik pembelajaran berbasis STEM dan lingkungan hidup. “SDI Nunumeu sudah melaksanakan beberapa praktik baik yang tentunya Bapak dan Ibu sekalian saksikan di beberapa stand dan bahkan sudah berikan apresiasi,” lanjutnya.

Yakoba menjelaskan bahwa sekolahnya memiliki living lab, tempat siswa belajar mencintai alam dan menjaga lingkungan. “Secara garis besar, SDI Nunumeu punya living lab. Di sana anak-anak belajar, anak-anak mencintai alam sekitar dan menjaga lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Vice President CSR BCA, Krisbiakto C. Adi, menyampaikan apresiasi atas semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh para guru dan siswa di Kabupaten TTS.

  • Bagikan