Bank NTT Percepat Transformasi Lewat KUB Bank Jatim, Fokus pada Digitalisasi dan Ekspansi Bisnis Daerah

Editor: Redaksi
  • Bagikan
Gub Bank Jatim 11

Jakarta,timorsavana.com || Rapat Kerja Tahunan 2026 Kelompok Usaha Bank (KUB) Bank Jatim  digelar di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Rabu (20/5/2026) dihadiri jajaran direksi dan komisaris KUB, Wakil Gubernur Jawa Timur, para kepala daerah anggota KUB, serta pimpinan Otoritas Jasa Keuangan wilayah Jawa Timur dan daerah anggota KUB lainnya.

Forum yang mengusung tema “Penyelarasan Strategik KUB Bank Jatim” tersebut dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena selaku Pemegang Saham Pengendali Bank NTT. Kehadiran Pemerintah Provinsi NTT dinilai menjadi sinyal kuat dukungan daerah terhadap penguatan ekosistem perbankan pembangunan daerah melalui skema KUB.

Dalam beberapa tahun terakhir, KUB menjadi instrumen penting konsolidasi bank pembangunan daerah (BPD) sebagaimana diarahkan regulator melalui kebijakan penguatan struktur permodalan dan tata kelola industri perbankan nasional. Melalui skema ini, bank induk tidak hanya berperan sebagai penyokong modal, tetapi juga mitra strategis dalam transformasi bisnis, digitalisasi layanan, penguatan manajemen risiko, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Gubernur Melki Laka Lena yang didampingi Dirut Bank NTT Charlie Paulus dan sejumlah Direksi menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Provinsi NTT dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan sektor perbankan daerah di tengah tantangan transformasi industri jasa keuangan nasional.

“Kehadiran kami dalam forum ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam mendukung penguatan sektor perbankan daerah, memperluas kolaborasi antar lembaga keuangan, serta mendorong peningkatan pelayanan dan pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujar Gubernur

Menurut dia, skema Kelompok Usaha Bank (KUB) antara Bank NTT dan Bank Jatim tidak hanya penting dalam memperkuat struktur permodalan bank daerah, tetapi juga membuka ruang transformasi kelembagaan dan peningkatan daya saing BPD di era digital.

Baca Juga :  Bank NTT Kembali Tancap Gas, KUR Rp350 Miliar Siap Dorong Ekonomi Rakyat

“Kami melihat sinergi KUB ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi Bank NTT, baik dari sisi tata kelola, digitalisasi layanan, penguatan SDM, maupun ekspansi bisnis yang lebih sehat dan kompetitif,” katanya.

Sumber: Selatanindonesia.com
  • Bagikan