Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 untuk SMA Negeri di Kota Kupang dilakukan serentak. SMAN 7 mencatat jalur domisili sebagai jalur paling cepat penuh. Simak rincian kuota dan kendalanya di sini.
Timor Savana, Kupang – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk seluruh SMA Negeri di Kota Kupang tahun ajaran 2025/2026 berlangsung serentak. Sebanyak sembilan sekolah, termasuk SMA Negeri 1 hingga SMA Negeri 7 Kupang, menerapkan sistem pendaftaran secara daring (online).
Kepala SMAN 7 Kupang, Wemvrid Metusalak Boimau, menjelaskan bahwa mekanisme penerimaan masih mengacu pada petunjuk teknis tahun sebelumnya, dengan empat jalur penerimaan: jalur domisili (70%), jalur afirmasi (10%), jalur prestasi akademik (10%), jalur prestasi non-akademik (5%), dan jalur perpindahan orang tua (5%).
“Untuk jalur domisili, terbagi dua sub-jalur. Jalur I mencakup kelurahan Maulafa, Oepura, Naikolan, dan Kolhua. Jalur II mencakup wilayah Naimata, Penfui, Belo, Sikumana, Naikoten I dan II, Oebufu, Bakunase II, dan TDM,” kata Wemvrid, Jumat (13/6).
Jalur perpindahan orang tua mensyaratkan dua dokumen utama: surat keterangan lulus dari sekolah asal dan surat mutasi kerja orang tua.
Proses pendaftaran SPMB berlangsung dalam dua tahap: tahap pertama pada 19–21 April 2025, dan tahap kedua pada 4–5 Juni 2025.
Menurut Wemvrid, jalur domisili menjadi jalur yang paling cepat penuh di SMAN 7 Kupang. “Biasanya hanya dua hari, bahkan hari kedua itu tidak lagi full. Karena cakupan wilayah zonasinya luas dan kuota besar,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













