Topik : 

Kembali ke Akar: Dua Hari Marthen Natonis Bangun Jalan di Kampung Halaman

Reporter : Jack
  • Bagikan
20250720 154326

Dua hari yang mengubah banyak hal. Marthen Natonis, Ketua Komisi I DPRD TTS, kembali ke kampung halamannya di Boti untuk membangun jalan desa bersama warga. Sebuah kerja nyata, bukan sekadar janji politik.

Pagi itu, matahari belum tinggi ketika Marthen Natonis memulai perjalanannya dari Neonmat. Ditemani sopir dan rekan jurnalis, ia meninggalkan rumah dengan kendaraan pribadinya—sebuah Hilux tua yang penuh kenangan.

Bekal seadanya, sirih pinang dari pasar Supul, dan obrolan ringan di dalam mobil menjadi teman perjalanan menuju kampung halamannya, Boti. Tempat di mana ia dulu bertumbuh, belajar berjalan, dan mengenal dunia.

Baca Juga :  Marthen Natonis Pimpin Gotong Royong Bangun Jalan Rabat di Kampung Halaman

Perjalanan dua jam itu menyusuri jejak masa kecil. Jalan hutan yang dulu gelap kini berubah jadi jalur terjal berlubang. Namun kenangan tidak pudar—justru makin kuat mengikatnya dengan tanah kelahiran.

Tidak ada kejutan. Kunjungan ini telah direncanakan dengan keluarga besar Boti. Ini bukan kedatangan seorang pejabat, tetapi pulangnya seorang anak kampung yang tak pernah lupa asalnya.

Sesekali di dalam perjalanan, mereka mengadu mimpi. Jika suatu saat menjadi orang nomor satu di TTS, apa yang akan mereka ubah? Canda yang terdengar sederhana, tapi menyimpan hasrat akan perubahan.

Mereka sempat mampir di rumah keluarga Benu untuk mengantar senapan pesanan sang opa. Tradisi berburu tetap hidup, meski usia tak lagi muda. Dari sini, perjalanan dilanjutkan ke dusun Nambaun.

Baca Juga :  Marthen Natonis Ajak Warga Bangun Jalur Ekonomi di Desa Boti Lewat Gotong Royong

Bersama kepala desa, Balsasar Benu, mereka menyeberangi sungai dan menanjak ke Nekmese. Medan yang tajam dan curam bukan hambatan bagi Hilux tua itu. Mereka tahu: yang mereka kejar bukan sekadar lokasi, tapi makna di baliknya.

Di lokasi kerja, lebih dari 60 orang sudah menanti. Tidak ada karpet merah. Tidak ada tenda pesta. Ini bukan pesta seremonial, ini kerja gotong royong. Ini tentang kehormatan dan kecintaan terhadap kampung halaman.

20250720 141050
Warga Dusun Nambaun gotong royong bangun jalan rabat
  • Bagikan