Topik : 

Dipaksa Berlutut Dua Jam, Lasarus Tanono Akui Dapat Tekanan dari Oknum Bhabinkamtibmas

Reporter : Jack
  • Bagikan
Videoshot 20251004 124822

Nusa, Timor Savana – Suasana mencekam terjadi di kantor Desa Nusa, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan pada 18 September lalu. Seorang warga, Lasarus Tanono, mengaku diperlakukan tidak manusiawi oleh oknum Bhabinkamtibmas setempat.

Lasarus menuturkan, dirinya dipanggil melalui sambungan telepon oleh Komandan Linmas desa. Saat itu, ia sedang berada di Niki-Niki untuk membeli obat akibat sakit yang dideritanya.

Dalam percakapan tersebut, Komandan Linmas meminta Lasarus segera kembali ke desa untuk menyelesaikan persoalan yang belum jelas duduk perkaranya. “Saya ada perlu,” jawab Lasarus singkat saat ditanya keberadaannya.

Lasarus kemudian mengiyakan permintaan tersebut. Namun, di tengah perjalanan tepatnya di wilayah Supul, ia kembali ditelepon agar segera menuju kantor desa.

Setibanya di sana, Lasarus langsung dijemput oleh Komandan Linmas untuk dibawa ke kantor desa. Situasi berubah menegangkan ketika motor yang ditumpanginya tiba di halaman kantor desa.

Menurut Lasarus, oknum Bhabinkamtibmas langsung menghentikan kendaraannya dengan nada tinggi. “Hei, sini,” ucap Lasarus menirukan kata sang Bhabinkamtibmas.

Tekanan semakin terasa. Ia mengaku digertak, diancam akan disepak, bahkan dimaki dengan kata-kata kasar yang menyebut hewan. “Anjing satu, babi satu ini. Tau dia di mana sa ko, kami su datang dari tadi. Pikir kami tunggu sonde cape,” ujar Lasarus menirukan.

Lasarus mengaku tidak mengetahui adanya agenda di kantor desa hari itu. Menurutnya, ia tidak pernah menerima pemberitahuan resmi maupun surat panggilan dari pihak desa.

  • Bagikan