Rekonstruksi Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa di TTS Digelar, Sejumlah Saksi Kunci Tak Hadir

Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251219 WA0006

Ia menambahkan, kegiatan rekonstruksi berlangsung tertib dan aman serta disaksikan ratusan warga Desa Poli. Namun, rekonstruksi tidak berjalan maksimal karena dari rencana 16 adegan yang diperagakan, hanya sembilan adegan yang dapat dilaksanakan. Hal ini disebabkan ketidakhadiran tiga saksi kunci, yakni Fatma Tamonob, Fitalia Selan, dan Sarlisa Wati Toh.

Meski orang tua korban selaku pelapor, Marlis Toh, serta para saksi kunci tidak hadir, proses rekonstruksi tetap dilanjutkan hingga ke Desa Santian. Rekonstruksi menggambarkan adegan saat korban Raffi Toh dibonceng ojek menuju Puskesmas Manufui untuk mendapatkan perawatan.

AKP I Wayan Pasek Sujana juga menyampaikan bahwa atas permintaan keluarga korban, rekonstruksi ulang direncanakan akan dilakukan pada Jumat, 19 Desember 2025 di Kantor Mapolres TTS. Permintaan tersebut disampaikan saat tim hendak melanjutkan rekonstruksi adegan perjalanan ojek menuju Puskesmas Manufui.

Kegiatan rekonstruksi dilakukan di dua TKP dan dihadiri oleh Tim Rekonstruksi Polres TTS, antara lain Ipda Fahrurozi selaku Kasi Propam Polres TTS, Kanit PPA Aipda Jandri B. Tlonaen, SH, Kaur Identifikasi Aipda Purwanto, S.IP beserta anggota, Kepala UPTD Dinas P3A Kabupaten TTS Sesdyola Kefi, SH, JPU Faizal Merdekawan, SH, MH bersama tim, Kapolsek Boking Iptu Edwin Lalang beserta anggota, tersangka, para saksi anak, serta masyarakat sekitar.*

  • Bagikan