Topik : 

Korban Persetubuhan Anak Akan Bersalin, Pelaku Belum Ditangkap

Reporter : Jack
  • Bagikan
IMG 20250712 184902
Korban didampingi Keluarga untuk proses persalinan di UPT Polsek Kie

Korban pemerkosaan di Kie, TTS, tengah menjalani proses persalinan. Keluarga desak Polres TTS segera tangkap pelaku yang diduga kabur ke Maulafa, Kupang. Laporan masuk sejak Maret 2025, namun belum ada penangkapan.

Timor Savana, Kie – WA, korban tindak pidana persetubuhan di Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), kini sedang dalam proses persalinan di UPT Puskesmas Kie. Korban yang masih berusia anak ini menjalani proses persalinan pertamanya dengan kondisi psikologis yang tidak stabil akibat trauma.

Seorang bidan yang menangani persalinan korban menyebut, kondisi ini sangat krusial. “Ini baru persalinan pertama dan usianya masih sangat muda. Secara fisik bisa ditangani, tapi tekanan psikologis korban cukup berat,” ujar bidan tersebut kepada Timor Savana, Jumat (11/7/2025).

Keluarga korban yang sejak kemarin mendampingi di puskesmas menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap pihak kepolisian. Pasalnya, hingga saat ini pelaku berinisial YK belum juga ditangkap, padahal laporan sudah dimasukkan sejak bulan Maret 2025 lalu.

Berdasarkan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: STILP/08/III/2025/SEKTOR KIE, peristiwa ini terjadi pada Selasa, 1 Oktober 2024. Dengan iming-iming uang Rp50.000 dan seolah melakukan trik sulap, pelaku kemudian memaksa korban, meraba tubuhnya, dan menyetubuhi korban tanpa persetujuan.

Menurut keluarga korban, YK diketahui telah melarikan diri ke Kota Kupang, tepatnya di wilayah Maulafa. Namun hingga kini belum ada tindakan tegas atau penangkapan dari aparat penegak hukum.

“Kami sudah lapor sejak Maret. Sekarang anak kami sudah mau melahirkan, tapi pelaku masih bebas. Malah kami yang harus berjuang sendiri,” ujar ibu korban dengan nada kecewa. Ia meminta Polres TTS segera bertindak, bukan hanya diam.

  • Bagikan