Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Kekerasan Seksual terhadap Anak menggelar aksi di Polda NTT pada 21 Maret 2025. Mereka menuntut pengusutan tuntas kasus kekerasan seksual oleh eks Kapolres Ngada serta penyelidikan dugaan penyalahgunaan narkoba.
Kupang, TIMOR SAVANA.COM – Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Kekerasan Seksual terhadap Anak menggelar aksi di halaman Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (21/3). Dalam aksi tersebut, mereka menyerahkan petisi dan tuntutan kepada Kapolri agar kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan eks Kapolres Ngada diusut tuntas.
Orasi dalam aksi ini disampaikan oleh Jekson Markus. Ia menekankan pentingnya tindakan tegas dari kepolisian, khususnya Kapolda NTT, untuk mengungkap kasus ini secara transparan. Selain itu, ia juga menyoroti dugaan keterlibatan pelaku dalam penyalahgunaan narkoba yang berpotensi memperburuk tindakan kriminalnya.
Menurut Jekson, ada kemungkinan bahwa ketika eks Kapolres Ngada masih bertugas, terdapat oknum kepolisian lain yang juga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika dapat meningkatkan dorongan seksual yang tidak terkontrol, sehingga berisiko menjerumuskan anak-anak ke dalam eksploitasi.
Koalisi juga meminta Kapolda NTT untuk tidak hanya fokus pada penegakan hukum internal melalui sidang etik, tetapi juga mendorong proses hukum eksternal. Mereka menekankan bahwa kasus ini harus ditangani secara adil dan tidak boleh ada impunitas bagi pelaku.
Mereka menilai kasus ini sebagai isu serius yang menyangkut harga diri masyarakat NTT. Oleh karena itu, mereka mendesak agar ada atensi khusus dalam penyelidikan dan penegakan hukum. Koalisi mengingatkan bahwa kasus serupa harus diungkap agar tidak terjadi lagi di masa mendatang.
Selain mengawal kasus ini, koalisi juga meminta kepolisian untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aparat yang bertugas di wilayah NTT. Mereka menegaskan bahwa pembersihan institusi kepolisian dari oknum yang menyalahgunakan wewenang adalah langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik.
Koalisi Masyarakat Sipil menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas. Mereka juga menyerukan kepada masyarakat untuk tidak tinggal diam dan ikut mengawasi jalannya penyelidikan.
Aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap korban dan keluarga korban. Mereka berharap kasus ini menjadi momentum untuk memperbaiki sistem perlindungan anak dan memastikan bahwa tidak ada lagi kasus serupa di masa depan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













