Ketua BPD Olais, Dominggus Tenis, membantah tudingan kabur bawa stempel. Ia justru membongkar dugaan pencairan dana APBDes 2025 tanpa persetujuan BPD. Minta Bupati ganti penjabat desa!
Timor Savana, Olais – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Olais, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Dominggus Tenis, membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya membawa kabur stempel BPD hingga menghambat pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2025.
Dominggus justru balik menuding pemerintah desa sebagai pihak yang tidak prosedural dalam menyusun dan mencairkan APBDes.
“Ini bukan surat pasar yang ketemu di jalan langsung stempel. Ada mekanismenya. Sampai hari ini tidak ada pengajuan resmi rancangan APBDes 2025 ke BPD,” tegasnya.
Menurut Dominggus, Pemerintah Desa Olais belum mengajukan rancangan peraturan desa tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan APBDes ke BPD untuk dimusyawarahkan. Ironisnya, meski belum ada persetujuan resmi, dana sudah dicairkan.
“Kalau belum disahkan, kok bisa cair? Pertanyaannya, mereka posting dokumen yang mana ke Dinas PMD? Mau minta stempel sekarang, kemarin pencairannya pakai apa?” tambahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













