“Setiap fasilitas yang kita siapkan dengan baik sebenarnya adalah bentuk penghargaan kepada mereka yang telah berlatih dengan sungguh-sungguh dan menaruh harapan di setiap arena pertandingan,” ungkapnya.
Wali Kota berharap visitasi selama tiga hari dapat berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan untuk membenahi fasilitas olahraga di Kota Kupang. Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari KONI Pusat, KONI Provinsi, KONI daerah hingga induk cabang olahraga, untuk memperkuat kerja sama.
Mengutip ungkapan yang pernah dibacanya, Wali Kota mengatakan, “Datang bersama adalah sebuah permulaan. Tetap tinggal bersama adalah sebuah kemajuan. Dapat bekerja bersama adalah sebuah kesuksesan.”
Sementara itu, Waketum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, S.IP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Kupang. Ia menjelaskan, Tim Visitasi terdiri dari jajaran KONI Pusat dan delegasi teknis dari induk cabang olahraga yang bertugas melakukan penilaian sekaligus finalisasi venue PON 2028.
Visitasi tidak hanya dilakukan di Kota Kupang, tetapi juga sejumlah daerah lain di NTT, antara lain Rote untuk selancar ombak, Labuan Bajo untuk layar, Alor untuk aeromodeling, Ende untuk arung jeram, serta sejumlah wilayah di Sumba dan kabupaten lainnya. Menurut Suwarno, hasil finalisasi akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan venue untuk setiap cabang olahraga.
“Tidak mungkin kita melakukan PON mempertandingkan cabang-cabang olahraga dengan venue yang boleh dikatakan tidak standar,” tegasnya.
Suwarno juga menekankan pentingnya persiapan akomodasi dan pelayanan sejak dini. Dengan jumlah atlet yang diperkirakan mencapai 5.000–6.000 orang dan total rombongan dapat mencapai 12.000–15.000 orang, koordinasi dengan hotel serta berbagai pihak perlu dilakukan lebih awal agar kebutuhan akomodasi dapat terpenuhi.
Ia juga meminta seluruh potensi di NTT dilibatkan dalam penyelenggaraan PON 2028. Menurutnya, PON merupakan kegiatan besar yang membutuhkan kerja bersama lintas sektor agar pelaksanaannya dapat berjalan baik dan diharapkan menjadi penyelenggaraan terbaik dibandingkan PON sebelumnya.
“Kami sengaja menyampaikan catatan ini di awal supaya ada persiapan yang lebih baik,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













