“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan berdiskusi dengan pengawas SPBU. Memang sebelumnya terjadi antrean karena keterlambatan pengiriman BBM, sementara pasokan yang masuk pada hari Minggu langsung habis. Namun, dari hasil pemantauan, kondisi antrean sudah mulai normal. Kami berharap distribusi BBM segera kembali lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Wali Kota
Menurutnya, pemantauan langsung di lapangan penting untuk mengetahui perkembangan situasi secara faktual. Informasi dari pengawas SPBU menjadi salah satu masukan bagi pemerintah dalam memahami kondisi pasokan dan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.
Ketersediaan BBM memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga, transportasi umum, distribusi barang, serta berbagai kegiatan ekonomi di Kota Kupang. Karena itu, kelancaran pengiriman dan distribusi BBM menjadi hal yang diharapkan segera pulih agar masyarakat tidak terus menghadapi antrean panjang saat mengisi bahan bakar.
Pemerintah Kota Kupang berharap koordinasi antara pihak-pihak terkait dalam rantai pasokan BBM terus berjalan sehingga distribusi dapat kembali normal. Pemerintah juga akan terus mencermati perkembangan situasi di lapangan seiring dengan membaiknya kondisi antrean di sejumlah SPBU.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan informasi resmi mengenai ketersediaan BBM. Dengan distribusi yang kembali lancar dan dukungan seluruh pihak, diharapkan kebutuhan BBM masyarakat Kota Kupang dapat terpenuhi dan aktivitas sehari-hari berlangsung tanpa hambatan berarti.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













