Kupang,timorsavana.com – Pekerjaan Preservasi Jalan Oepoli–Winni yang dikerjakan oleh PT Surya Raya Timur terus berjalan sesuai rencana. Proyek dengan nilai kontrak sekitar Rp14 miliar tersebut memiliki masa pelaksanaan mulai 5 Februari hingga 31 Desember 2026.
Direktur PT Surya Raya Timur, Billy, kepada media menjelaskan bahwa sejumlah pekerjaan di lapangan saat ini masih berada pada tahapan pelaksanaan dan penyempurnaan, termasuk persiapan penanganan titik longsoran serta pekerjaan bahu jalan.
Menurut Billy, pada beberapa ruas jalan yang telah dilakukan pekerjaan pelapisan ulang (overlay), masyarakat dapat melihat adanya lapisan aspal cair yang disemprotkan sebelum penghamparan hotmix. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari proses konstruksi yang lazim dilakukan.
“Pada tahap persiapan hotmix memang digunakan prime coat atau lapisan aspal cair sebagai perekat antara lapisan aspal lama dan lapisan baru. Jadi itu merupakan bagian dari metode pekerjaan yang normal,” jelasnya.
Sementara itu, pada bagian jembatan di ruas tersebut, pihak kontraktor sengaja tidak melakukan overlay. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga keamanan dan kondisi struktur jembatan yang telah berusia cukup lama.
“Di atas jembatan memang sengaja tidak dilakukan overlay karena kami tidak ingin menambah beban pada struktur jembatan yang lama,” katanya.
Untuk penanganan titik longsoran yang berada di sepanjang ruas Oepoli–Winni, Billy menyebut pekerjaan fisik masih dalam tahap persiapan. Namun, pihaknya menargetkan pekerjaan tersebut sudah mulai dikerjakan paling lambat pekan depan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













