HUT ke-30, SMA Negeri 7 Kupang Launching OSOP TUNAVASI 7 dan Buka Kelas Khusus Hockey

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260828 WA0019

Nama tersebut merupakan perpaduan antara kata “Tuna”, yang merujuk pada bahan baku utama berupa ikan tuna, dan “VASI” yang menggambarkan inovasi yang dilakukan sekolah dalam mengembangkan produk.

Wemvrid menjelaskan, program tersebut dirintis oleh tiga orang guru bersama para siswa.

Untuk tahap awal, produk yang telah dihasilkan berupa abon ikan tuna. Ke depan, pihak sekolah berencana mengembangkan berbagai produk olahan berbahan dasar ikan tuna, seperti nugget tuna, suwir tuna, serta bakso ikan tuna.

Program OSOP diharapkan tidak hanya menjadi inovasi sekolah, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk belajar mengembangkan kreativitas, keterampilan kewirausahaan, dan pemanfaatan potensi lokal.

Selain launching OSOP, SMA Negeri 7 Kupang juga mengukuhkan kelas khusus olahraga hockey.

Wemvrid mengatakan pembinaan olahraga hockey telah dilakukan di SMA Negeri 7 Kupang sejak beberapa tahun terakhir. Program tersebut terus dikembangkan melalui pembentukan kelas khusus olahraga untuk mencetak atlet-atlet muda.

“Pada hari ini kami juga mengukuhkan kelas khusus olahraga hockey sebagai salah satu kegiatan yang kami miliki di sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihak sekolah telah melakukan seleksi untuk membentuk kelas khusus tersebut sebagai bagian dari upaya regenerasi atlet hockey di NTT.

SMA Negeri 7 Kupang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga hockey di NTT. Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah juga memberikan apresiasi kepada para perintis dan tokoh yang telah berkontribusi dalam perkembangan hockey di NTT.

Salah satunya adalah Henok Bire, yang disebut sebagai salah satu tokoh legendaris dalam perkembangan olahraga hockey di NTT.

Wemvrid juga menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang sejak awal berinisiatif mengembangkan olahraga hockey di lingkungan SMA Negeri 7 Kupang.

Baca Juga :  Pantau Pelestarian Sejarah di NTT, Komisi X DPR RI Lakukan Kunjungan Kerja ke UPTD Museum

“Kalau berbicara tentang hockey di NTT, salah satu basisnya adalah SMA Negeri 7 Kupang,” katanya.

20260828 102948

Sementara itu Ketua Panitia HUT ke-30 SMA Negeri 7 Kupang, Dra. Veronika Wahon, dalam laporannya mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan antara siswa, guru, tenaga kependidikan, serta alumni.

Selain itu, kegiatan HUT juga diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama dan lingkungan, mengembangkan bakat, kreativitas, serta rasa percaya diri siswa di bidang seni, budaya, olahraga, dan kewirausahaan.

“Tujuan terakhir adalah memperkenalkan inovasi program sekolah melalui launching One School One Product, memperkenalkan kelas khusus olahraga hockey, serta pameran dan Bazar murid,” jelas Veronika.

Ia mengatakan seluruh rangkaian kegiatan HUT telah dilaksanakan sejak 24 Agustus 2026 dan mencapai puncaknya pada Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, seluruh kegiatan HUT ke-30 SMA Negeri 7 Kupang dibiayai melalui dana iuran peserta didik (IPP) SMA Negeri 7 Kupang.

Dengan dibukanya kelas khusus olahraga hockey, SMA Negeri 7 Kupang berkomitmen melanjutkan pembinaan atlet muda sekaligus mempersiapkan generasi atlet yang dapat membawa nama NTT pada berbagai ajang olahraga nasional.

Perayaan HUT ke-30 SMA Negeri 7 Kupang tersebut turut dihadiri Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Pdt. (Emr.) Hendrik A. Abineno, Sm.Th., S.Pd., M.Pd.K., Sekretaris Federasi Hockey NTT Hironimus Pati, Kepala SMA Negeri 6 Kupang Hendrikus Hati, S.Pd., M.M., tim perintis hockey NTT Henok Bire, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Maulafa, para orang tua murid, alumni, guru purna tugas, serta masyarakat.

Momentum tiga dekade tersebut menjadi penegasan komitmen SMA Negeri 7 Kupang untuk terus menenun asa, membangun karakter, mengembangkan potensi, serta melahirkan generasi yang berbudaya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.*

  • Bagikan