Seorang ibu lima anak di Amanuban Selatan, TTS, laporkan suami atas dugaan kekerasan anak dan perselingkuhan. Hidup susah, sang ibu berharap suaminya diberi pembinaan polisi.
Timor Savana, Soe – Nestapa mendalam dirasakan seorang ibu muda di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Wanita berinisial YS (27), warga Desa Oekiu, Kecamatan Amanuban Selatan, terpaksa melaporkan suaminya sendiri ke polisi. Bukan hanya karena dugaan perselingkuhan, tetapi juga atas dugaan kekerasan terhadap anak-anak mereka.
Laporan resmi itu dibuat di Polres Timor Tengah Selatan pada Jumat, 11 April 2025, sekitar pukul 12.56 WITA. Dalam keterangannya kepada polisi, YS menyebut dugaan kekerasan terhadap anak berlangsung sejak Agustus 2024 hingga April 2025.
Tak hanya berhenti di situ, YS juga menuturkan bahwa suaminya diduga telah menjalin hubungan gelap dengan perempuan lain. Perselingkuhan itu terjadi di saat YS harus berjuang mencari nafkah demi kebutuhan hidup keluarga. Ironisnya, saat istri sah banting tulang, sang suami justru memilih tinggal serumah dengan perempuan lain.
Saat ditemui di Mapolres TTS pada 25 Juni 2025, YS tak kuasa menahan air mata saat menceritakan pahitnya hidup yang harus ia jalani bersama lima anaknya yang masih kecil-kecil. Yang paling menyayat hati, anak bungsunya saat ini masih bayi.
“Dia jalan tinggal beta dengan lima anak kecil. Beta baru dengar dari keluarga, dia pi tinggal tidur di perempuan lain pung rumah,” ujar YS dengan suara bergetar, menggunakan dialek khas Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













