Siswi SMA di TTS Pilih Belajar Bertani, Siapkan Masa Depan dari Kebun

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260702 WA0000

Ia menilai sektor pertanian masih memiliki peluang ekonomi yang besar apabila ditekuni dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai.

Pendamping pertanian Kebun BUMDes Noinbila, Peter Salem, mengatakan keterlibatan generasi muda dalam pertanian perlu terus didorong karena regenerasi petani menjadi tantangan di banyak daerah.

Menurut Peter, pembelajaran sejak usia sekolah akan membantu anak muda memahami proses budidaya sekaligus membangun keterampilan yang dapat menjadi sumber penghidupan di masa depan.

“Anak muda seperti Marlin perlu terus didampingi. Mereka harus belajar dari dasar agar benar-benar memahami dunia pertanian, bukan hanya melihat hasil akhirnya,” ujarnya.

Peter menyarankan agar Marlin nantinya mulai memfokuskan diri pada satu jenis komoditas sehingga memiliki keahlian yang lebih spesifik.

“Kalau bisa nanti fokus pada satu tanaman. Dengan begitu dia akan lebih mendalami teknik budidayanya dan menjadi lebih profesional,” katanya.

Peter sendiri bukan sosok baru di dunia pertanian. Sebelum menjadi pembimbing di Kebun BUMDes Noinbila, ia pernah bekerja sebagai entertainer pada berbagai acara di Pulau Jawa sebelum akhirnya memutuskan kembali dan mengembangkan sektor pertanian di kampung halamannya.

Di tengah tantangan regenerasi petani, pilihannya Marlin belajar langsung di kebun menunjukkan bahwa pertanian masih menjadi ruang yang terbuka bagi anak-anak muda yang ingin membangun masa depan dari desa.

  • Bagikan