Stunting Masih Tinggi, Bupati TTS Tegur Camat dan Kades dalam Rakor Kabupaten

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251203 WA0068

Stunting di Kabupaten TTS masih tinggi. Desa Pollo tercatat sebagai desa dengan angka stunting tertinggi. Bupati TTS menegur camat dan kades dalam rakor.

Soe, TimorSavana.com — Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kembali menyoroti masalah stunting yang hingga kini masih menjadi persoalan serius di sejumlah desa. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) bersama para camat, kepala desa, dan lurah se-Kabupaten TTS yang digelar di Aula Gunung Mutis, Rabu (17/9/2025).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati Johny Army Konay, S.H., Sekda TTS Seperius Edison Sipa, M.Si. A., serta Ketua TP PKK TTS. Hadir pula para pimpinan OPD bersama 266 kepala desa, 32 camat, dan 12 lurah.

Dalam arahannya, Bupati Eduard Markus Lioe menyampaikan bahwa meski terdapat penurunan angka stunting di beberapa desa, kondisi di lapangan masih menunjukkan tingginya kasus di sejumlah wilayah.

Desa dengan angka stunting tertinggi berada di Desa Pollo, Kecamatan Amanuban Selatan, yang mencatat 161 kasus, menjadikannya wilayah dengan jumlah balita stunting terbanyak saat ini.

Selain Desa Pollo, beberapa desa lain yang disebut Bupati juga menunjukkan angka signifikan. Di Kecamatan Mollo Selatan, Desa Kesetnana mencatat penurunan dari 240 kasus menjadi 147 kasus, disusul Desa Noinbila (98 kasus) dan Desa Biloto (86 kasus). Sementara di Kecamatan Mollo Barat, Desa Koa melaporkan 120 kasus, dan Kecamatan Oenino melalui Desa Hoi mencatat 80 kasus.

Untuk Kecamatan Amanuban Barat, Bupati menyebut Desa Tubuhu’e sebagai salah satu desa yang masih menyumbang kasus stunting tinggi, meski angka pastinya tidak disebutkan dalam rakor.

Baca Juga :  Puluhan Siswa di Soe Keracunan MBG, Orang Tua Minta Evaluasi Pengelola Dapur

“Daerah kita dikenal di pusat itu apabila disebut maka kata yang pertama adalah ‘oo kabupaten yang stuntingnya tinggi itu ya’,” ujar Bupati sambil menirukan tanggapan orang luar tentang TTS.

  • Bagikan