RSUD Soe kekurangan dokter spesialis. Direktur RSUD Soe optimis dalam tiga tahun ke depan kebutuhan dokter akan terpenuhi berkat lulusan putra daerah.
Timor SavanaSoe – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, kini tengah berjuang mengatasi keterbatasan tenaga dokter spesialis. Direktur RSUD Soe, dr. Erwin Leo, mengungkapkan bahwa kebutuhan dokter spesialis masih menjadi tantangan serius. Namun, ia optimis kondisi ini akan jauh lebih baik dalam tiga tahun mendatang.
Salah satu kabar baik datang dari bidang anestesi. Setelah sekian lama kekurangan tenaga, kini harapan baru muncul dengan wisudanya seorang dokter anestesi yang merupakan putra asli daerah. “Puji Tuhan, dokter anestesi yang putra asli daerah baru saja wisuda kemarin. Diperkirakan mulai bekerja di awal Juli atau Agustus. Dengan begitu, kita akan memiliki dua dokter anestesi,” jelas dr. Erwin.
Meski begitu, kekurangan dokter spesialis penyakit dalam dan mata masih menjadi PR besar. Saat ini RSUD Soe hanya memiliki satu dokter penyakit dalam yang masih dalam masa pendidikan tahun kedua. “Dulu memang pernah ada, tapi saat ini kita baru punya satu dokter, dan dia pun masih sekolah,” tambahnya.
Dr. Erwin juga mengakui bahwa pelayanan saat ini belum maksimal jika dibandingkan dengan rumah sakit rujukan lain di NTT. Namun, kondisi saat ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Berkat dukungan dari Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan, jumlah tenaga medis mulai bertambah secara perlahan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











