IJD 2026 Kucurkan Rp10,8 Miliar, Jalan Maukumu–Webutak di Belu Ditangani Sepanjang 2 Km

Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20261012 WA00141

Terkait proses pengadaan, Ryanto mengatakan tahapan pemasukan penawaran telah ditutup. Sebanyak lima perusahaan tercatat memasukkan penawaran untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan tersebut.

Tahapan selanjutnya adalah evaluasi penawaran melalui mekanisme mini kompetisi. Setelah evaluasi awal dilakukan, hasilnya akan dibahas bersama tim peneliti dari Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) sesuai mekanisme yang berlaku.

Namun, penetapan pemenang belum dapat dilakukan karena masih menunggu kepastian terkait Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk pendanaan program IJD dari pemerintah pusat.

Ryanto menjelaskan, setelah calon penyedia dinyatakan memenuhi persyaratan dan proses penetapan dapat dilanjutkan, terdapat batas waktu 14 hari kalender untuk menetapkan pemenang sesuai ketentuan. Apabila batas waktu tersebut tidak terpenuhi, proses mini kompetisi dapat dinyatakan gugur.

Karena itu, kepastian pendanaan menjadi faktor penting agar proses pengadaan segera dituntaskan sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai sesuai jadwal.

Ditargetkan Dikerjakan Minimal 60 Hari

Ryanto berharap seluruh tahapan administrasi dan pengadaan dapat berjalan lebih cepat agar pelaksanaan pekerjaan fisik tidak mengalami keterlambatan.

Berdasarkan dokumen kompetisi, waktu pelaksanaan yang diharapkan tersedia untuk penanganan jalan sepanjang 2 km tersebut minimal 60 hari kalender.

Dengan waktu pelaksanaan yang efektif, pekerjaan diharapkan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Meski demikian, penanganan sepanjang 2 km pada 2026 belum sepenuhnya menuntaskan kebutuhan peningkatan ruas Maukumu–Webutak. Masih terdapat sekitar 2 km yang membutuhkan penanganan lanjutan agar keseluruhan ruas sepanjang 4 km memiliki kondisi jalan yang lebih baik.

Penyelesaian sisa ruas tersebut dinilai penting agar peningkatan konektivitas dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.

Melalui program IJD 2026, penanganan ruas Maukumu–Webutak diharapkan meningkatkan kualitas akses transportasi, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memperkuat konektivitas jaringan jalan di Kabupaten Belu dan wilayah NTT.

  • Bagikan