KUPANG,timorsavana.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mempersiapkan penuntasan pekerjaan ruas Jalan Molo Oetun dan Titus Nau di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026.
Persiapan tersebut ditandai dengan kegiatan sosialisasi pelaksanaan pekerjaan bersama masyarakat dan sejumlah pemangku kepentingan yang berlangsung di Fatukoa, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari tahapan awal sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan. Selain menyampaikan rencana dan tahapan pekerjaan, sosialisasi juga bertujuan membangun koordinasi antara BPJN NTT, pemerintah daerah, kontraktor, dan masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, BPJN NTT diwakili Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Provinsi NTT, Paul Hugo Zakarias. Ia menjelaskan bahwa sosialisasi dilakukan untuk memastikan seluruh pihak memahami tahapan pelaksanaan pekerjaan sehingga proses pengerjaan dapat berjalan dengan baik.
Menurut Paul, pihaknya telah melibatkan pemerintah kelurahan, Dinas PUPR Kota Kupang, serta instansi terkait lainnya, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, guna memastikan seluruh aspek teknis dan administrasi dipersiapkan sebelum pekerjaan dimulai.
“Kegiatan hari ini merupakan sosialisasi pelaksanaan paket kontrak Inpres Jalan Daerah untuk ruas Molo Oetun dan Titus Nau. Kami mengundang masyarakat, pemerintah daerah, Dinas PU, lurah, serta instansi terkait agar seluruh tahapan pekerjaan dapat dikoordinasikan dengan baik,” jelas Paul.
Ia mengatakan, persiapan teknis di lapangan sudah mulai dilakukan. Bahkan, tim pelaksana telah memasuki hari kedua kegiatan lapangan untuk mempersiapkan tahapan Mutual Check Nol (MC-0) dan Pre-Construction Meeting (PCM).
MC-0 merupakan pemeriksaan dan pengukuran bersama terhadap kondisi awal pekerjaan di lapangan untuk memastikan kesesuaian volume serta kondisi aktual dengan dokumen kontrak. Sementara PCM merupakan rapat persiapan pelaksanaan pekerjaan sebelum konstruksi dimulai.
Paul juga menegaskan bahwa dari sisi konektivitas, penanganan kedua ruas jalan tersebut telah direncanakan agar tersambung dengan jaringan jalan yang sudah ada.
“Persiapan sudah berjalan. Saat ini kami sudah memasuki hari kedua di lapangan untuk persiapan MC-0 dan PCM. Dari sisi konektivitas, ruas jalan yang ditangani ini juga sudah terhubung dengan jalan yang ada,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai perencanaan dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi, kuantitas pekerjaan, serta tertib administrasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













