Kupang, timorsavana.com || Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar penanaman sejuta pohon, di kawasan Petuk, Kota Kupang, Kamis (5/11/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP REI, Ketua DPD REI NTT Candra sentosa , Ketua BPO REI NTT Bobby Pitoby , Kepala Dinas lingkungan Hidup Kota Kupang, Kapolsek Maulafa Serta Anggota REI NTT
Ketua Panitia, Rudy Berelaku, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program Ketua Umum REI yang mendorong gerakan penanaman pohon di berbagai daerah.
Menurut dia, keterlibatan REI dalam gerakan penghijauan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Pohon-pohon yang kita tanam ini nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Kupang. Ini menjadi tanda mata dari REI NTT agar ke depan kawasan ini semakin teduh dan nyaman bagi masyarakat, khususnya mereka yang datang untuk berolahraga,” ujarnya.
Ketua DPD REI NTT, Chandra Sentosa, mengatakan penanaman pohon menjadi salah satu bentuk kontribusi organisasi pengembang properti terhadap masa depan Kota Kupang.
Ia menilai Petuk berpeluang menjadi kawasan pertumbuhan baru yang ikut mendorong perkembangan kota. Karena itu, pembangunan properti harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kualitas lingkungan.
“Petuk akan menjadi kawasan baru yang ikut membuat Kota Kupang berkembang. Kita ingin pembangunan tidak hanya berbicara tentang bangunan, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan yang baik bagi masyarakat,” kata Chandra.
Di sektor perumahan, Chandra juga menyinggung program Presiden Prabowo Subianto untuk membangun tiga juta rumah bagi masyarakat. Menurut dia, REI sebagai organisasi pengembang memiliki peran strategis dalam mendukung pemenuhan kebutuhan hunian tersebut.
Namun, upaya mendorong pertumbuhan sektor properti di NTT membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama pemerintah.
Chandra berharap persoalan kelangkaan semen di Kupang tidak berlangsung lama karena berpotensi menghambat aktivitas pembangunan, memperlambat pertumbuhan sektor properti, serta memengaruhi roda perekonomian daerah.
“Kami sangat berharap dukungan penuh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dengan REI NTT dalam menyiapkan rumah bagi masyarakat,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













