Siswi SMAN 1Aban Timur Jadi Korban Pelecehan Brutal

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260520 WA0033

Siswi SMA Negeri 1 Amanuban Timur diduga menjadi korban pelecehan brutal, keluarga desak hukum berat pelaku

Amanuban Selatan,timorsavana.com — Aksi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Amanuban Timur. MS, siswi kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Amanuban Timur diduga menjadi korban pelecehan seksual secara brutal saat dalam perjalanan pulang sekolah.

Peristiwa kelam yang menimpa anak di bawah umur ini terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 WITA. Kejadian tersebut berlangsung sesaat setelah korban mengikuti kegiatan apel di sekolahnya dan hendak kembali ke rumahnya di Desa Nifukiu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tempat kejadian perkara (TKP) berada di kawasan Kolonakaf. Lokasi tersebut diketahui merupakan area kampung halaman terduga pelaku yang diidentifikasi bernama Sepri Fallo.

Kejadian bermula ketika korban sedang berjalan kaki seorang diri melintasi jalur Kolonakaf menuju arah Desa Nifukiu. Di tengah perjalanan, korban berpapasan dengan terduga pelaku, Sepri Fallo, yang kemudian menghentikan kendaraannya.

Pelaku kemudian membuka percakapan dengan menanyakan apakah jam pelajaran sekolah telah usai. Korban yang tidak menaruh curiga menjawab pertanyaan tersebut dengan sopan dan menyatakan bahwa dirinya memang baru saja pulang sekolah.

Tak berhenti di situ, Sepri Fallo kembali melayangkan pertanyaan untuk memastikan situasi sekitar dengan menanyakan apakah korban pulang sendirian. Pertanyaan bernada memastikan tersebut dijawab oleh korban bahwa ia memang tengah berjalan sendiri.

Melihat situasi yang sepi, pelaku langsung melancarkan modus bujuk rayu dengan menawarkan tumpangan sepeda motor. Pelaku berdalih bahwa ia hendak pergi ke kebun yang rutenya searah dengan tujuan pulang korban.

Merasa waspada, korban sempat menolak tawaran tersebut secara halus. Korban beralasan bahwa ia sedang menunggu kakak yang sedang berjalan menyusul dari arah belakang.

Baca Juga :  Kades Abi Diduga Lakukan Kekerasan Seksual Berulang, Korban Buka Suara 

Meski sudah ditolak, pelaku Sepri Fallo tetap bersikeras dan terus merayu korban agar mau membonceng motornya. Pelaku terus meyakinkan korban dengan dalih bahwa mereka menuju ke arah yang sama sehingga tidak perlu menunggu lama.

Karena korban merupakan anak-anak yang polos dan awalnya tidak menaruh prasangka buruk terhadap pelaku, korban akhirnya luluh. Korban pun memutuskan untuk naik ke atas sepeda motor pelaku.

Namun, di tengah jalan yang sepi, situasi berubah mencekam ketika pelaku tiba-tiba memarkir sepeda motornya secara mendadak. Korban yang terkejut dan sama sekali tidak mengetahui niat bulus pelaku langsung turun dari kendaraan.

  • Bagikan