Timorsavana.com||Kupang – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), bekerja sama dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sukses menggelar Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro (FKPUM) di GOR Flobamora, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada acara yang berlangsung Rabu, 29 Oktober 2025 ini, hadir 1.200 pelaku usaha mikro dari berbagai penjuru dan sektor usaha.
Festival ini menjadi wadah kolaborasi strategis antara kementerian, lembaga, dan pelaku usaha, dengan tujuan memperkuat ekosistem UMKM yang legal, terlindungi, serta berdaya saing. Sebagai bank yang memiliki fokus utama pada pemberdayaan sektor mikro, BRI terus aktif memberikan dukungan nyata untuk membantu UMKM berkembang, berinovasi, dan meningkatkan skala bisnisnya. Kehadiran mayoritas UMKM yang bergerak di bidang Blue Economy semakin menegaskan komitmen ini.
Sebagai provinsi kepulauan dengan potensi bahari yang kaya, Nusa Tenggara Timur menjadi model dalam penguatan konsep Blue Economy. Melalui kolaborasi antara Kementerian UMKM, BRI, dan pemerintah daerah, para pelaku usaha pesisir didorong untuk mengembangkan produk berbasis sumber daya laut secara berkelanjutan. Inisiatif ini mencakup pengolahan hasil tangkapan, produksi garam organik, budidaya rumput laut, hingga pengembangan ekowisata bahari.
Festival ini juga merupakan wujud implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Sebagai bagian dari roadshow nasional di 12 provinsi sepanjang 2025, acara ini telah berhasil memfasilitasi lebih dari 14 juta UMKM dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB), 6,5 juta produk bersertifikat halal, dan 1 juta UMK bersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












