Wakil Gubernur NTT Luncurkan NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Sumba Timur, Dorong Hilirisasi Produk Lokal dan Perluasan Akses Pasar IKM–UMKM

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260123 WA0021

Waingapu,Timorsavana.com || Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis potensi lokal melalui penguatan ekosistem pemasaran produk IKM dan UMKM. Komitmen tersebut ditandai dengan Peluncuran NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Sumba Timur yang berlangsung di NTT Mart, Jalan Ahmad Yani, Waingapu, pada Kamis, (22/01/2026) sore.

Peluncuran NTT Mart ini dilakukan secara resmi oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, didampingi Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Sumba Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur Umbu Ngadu Damu, para Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Bupati Sumba Timur Periode 2010–2021 Gidion Mbilijora, Ketua Dekranasda Kabupaten Sumba Timur, Diana Novita, Kepala Bidang Pengembangan dan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Herlyn Silvy Manafe, serta para pelaku IKM dan UMKM.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam peluncuran NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Sumba Timur. Menurutnya, kehadiran NTT Mart mencerminkan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektor dalam membangun NTT.

Wakil Gubernur menegaskan bahwa sejalan dengan Asta Cita Nasional, Indonesia tidak boleh terus bergantung pada ekspor bahan mentah. Hilirisasi menjadi strategi penting untuk menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan tersebut sejalan dengan Gerakan Ayo Beli Produk NTT yang diwujudkan melalui berbagai program, seperti OVOP, OCOP, OSOP, festival IKM–UMKM, fasilitasi perizinan usaha, serta pembangunan NTT Mart di 22 kabupaten/kota.

“NTT Mart bukan sekadar toko modern, tetapi platform pemasaran produk lokal yang menghubungkan UMKM, petani, nelayan, dan pengrajin NTT dengan pasar nasional hingga internasional,” tegas Wakil Gubernur.

Baca Juga :  Bawaslu NTT Gelar Media Gathering Jelang Pilkada Serentak 2024

Pulau Sumba, menurutnya, memiliki kekayaan alam dan budaya yang autentik, mulai dari tenun ikat Sumba, produk pertanian dan perkebunan, hingga berbagai kerajinan lokal yang memiliki peluang besar untuk dipasarkan secara lebih luas. Melalui NTT Mart, potensi tersebut dihadirkan dalam satu ruang promosi dan pemasaran yang dikelola secara profesional.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani menyampaikan rasa bangga atas kehadiran NTT Mart sebagai gerai modern pertama di Kabupaten Sumba Timur yang secara khusus memberi ruang bagi pelaku IKM dan UMKM.

Menurutnya, NTT Mart menjadi langkah penting untuk memastikan tidak ada pelaku usaha yang tertinggal, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pelayanan dasar, tetapi juga pada penguatan ekonomi rakyat.

“NTT Mart hadir sebagai wadah dan ruang perjuangan bagi para pelaku IKM dan UMKM yang selama ini berjuang secara sunyi menopang ekonomi keluarga. Ini menjadi solusi nyata bagi penguatan UMKM di Sumba Timur,” ujarnya.

  • Bagikan