Peningkatan Penyusunan Data Terpilah GEDSI, Dorong Transisi Energi Berkeadilan di NTT

Reporter : Lia kiki Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260226 111435

Kupang,timorsavana.com — Upaya mendorong transisi energi yang inklusif dan berkeadilan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkuat melalui kegiatan peningkatan pemahaman dan penyusunan format data terpilah GEDSI (Gender, Equality, Disability, and Social Inclusion) bagi lembaga pegiat energi terbarukan. Kegiatan ini berlangsung pada 26–27 Februari 2026 di Hotel Naka, Kupang.

Mengusung tema “Kepemimpinan dan Penguatan Perempuan dan Kelompok Rentan dalam Transisi Transformatif dan Energi Berkeadilan di Indonesia”, kegiatan ini difasilitasi oleh Yayasan CIS Timor dan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari BAPPERIDA Provinsi NTT, Dinas ESDM Provinsi NTT, Dinas Sosial Provinsi NTT, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Bidang PEMSOSBUD Bapperida NTT, Garamin NTT, Persani NTT, Bengkel APPeK NTT, serta LBH APIK NTT.

Direktur Yayasan CIS Timor, Haris Oematan, menegaskan pentingnya memastikan kelompok rentan tidak hanya diundang dalam proses pembangunan, tetapi benar-benar memperoleh manfaat nyata.

“Ke depan, partisipasi perempuan dan penyandang disabilitas tidak boleh sekadar formalitas. Mereka harus memiliki ruang untuk mengontrol dan merasakan manfaat langsung dari pembangunan energi terbarukan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa dalam berbagai proyek infrastruktur energi terbarukan, akses bagi perempuan dan penyandang disabilitas masih terbatas. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketimpangan dalam distribusi manfaat pembangunan.

Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi ketersediaan dan kesenjangan data terpilah sektor energi, mendorong kelompok rentan agar dapat mengakses kebijakan pemerintah maupun organisasi non-pemerintah, serta memastikan kebutuhan mereka terakomodasi dalam perencanaan pembangunan.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah integrasi data terpilah GEDSI ke dalam sistem Satu Data NTT. Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada Dinas Kominfo NTT, Maria F.K.M. Gelo Lodo, ST, menegaskan bahwa data merupakan sumber utama dalam pengambilan keputusan.

Baca Juga :  Menteri Kebudayaan Buka Pameran Kebudayaan Indonesia di Kawasan Timur

“Perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut kita untuk memprioritaskan pengelolaan data. Kominfo berperan sebagai data steward sekaligus wali data sektoral untuk memastikan kualitas dan integrasi data,” jelasnya.

  • Bagikan