“Kegiatan pengimbasan ini sudah dimulai sejak Agustus dan berakhir pada 11 Oktober 2024”
Ada beberapa kegiatan yang kita lakukan dalam rangkaian pengimbasan ini yaitu In House Training (IHT), penguatan komunitas belajar (kombel), serta evaluasi dan refleksi.
“Setelah kegiatan IHT, SMA Negeri 10 juga memberikan pendampingan dalam pembentukan dan penguatan komunitas belajar (kombel). Bagi sekolah yang belum memiliki kombel, tim SMA Negeri 10 membantu dalam pembentukannya, sementara bagi yang sudah ada, pendampingan diberikan untuk memperkuat komunitas tersebut. Kegiatan pendampingan ini berlangsung selama tiga bulan, dengan masing-masing sekolah menerima pendampingan sebanyak empat kali. Proses ini diakhiri dengan evaluasi dan refleksi terhadap implementasi yang telah dilakukan”
Terpisah, Kepala Sekolah SMA Negeri 12 Kota Kupang, Hendi Riswandi Ali, menyampaikan bahwa pihaknya sebenarnya sudah mulai menerapkan Kurikulum Merdeka secara mandiri sejak 2021, meskipun demikian bahan ajar dan buku pedoman masih bersumber dari Kemendikbudristek.
Pihaknya mengakui bahwa kegiatan pengimbasan tersebut merupakan langkah baik untuk dilakukan yang mana terdapat ruang sharing dan pembenahan seperti pembentukan komunitas belajar.
“Walaupun kurikulum ini sudah kami terapkan, masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, seperti pembentukan kelompok belajar,” jelas Hendi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













