Topik : 

Awardee LPDP PK-261 Dorong Generasi Muda Atambua Berani Bermimpi Besar

Reporter : Jack
  • Bagikan
IMG 20250729 WA0014

Program Tebar Karsa oleh awardee LPDP PK-261 Rinjani Mandala hadir di SMA Katolik Suria Atambua untuk memberikan motivasi, informasi beasiswa, dan perencanaan karier bagi siswa-siswi di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Timor Savana, Atambua, NTT – Para penerima beasiswa LPDP PK-261 yang tergabung dalam kelompok Rinjani Mandala menggelar program sosial bertajuk Tebar Karsa di SMA Katolik Suria Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (26/7/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari Proyek Sosial Program Persiapan Keberangkatan (PK) LPDP yang menekankan nilai kepemimpinan dan pengabdian.

Analisis sebaran peserta PK-261 menunjukkan tingginya jumlah awardee dari kawasan timur Indonesia, mendorong fokus perhatian pada wilayah-wilayah dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) rendah seperti NTT. Berdasarkan data BPS, provinsi ini termasuk lima besar IPM terendah secara nasional.

SMA Katolik Suria Atambua dipilih sebagai lokasi program karena tantangan geografis dan minimnya akses informasi pendidikan tinggi yang masih dirasakan siswa di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Dari 308 peserta PK-261, tiga di antaranya berasal dari Atambua dan memiliki koneksi langsung dengan sekolah tersebut.

Menurut survei pra-kegiatan, sebanyak 95 persen siswa SMA di Atambua memiliki keinginan melanjutkan pendidikan tinggi, namun terkendala informasi beasiswa dan perencanaan karier. Hal inilah yang menjadi fokus utama program Tebar Karsa.

Ketua Tim Misi Kemanusiaan PK-261, Yudhistira Surya, menuturkan bahwa perjalanan menuju Atambua dari Kupang memakan waktu sekitar delapan jam dengan medan jalan yang cukup ekstrem. “Perjalanan 8 jam sudah kayak apa. Waduh, kayak ular jalanannya,” katanya.

Program Tebar Karsa difokuskan untuk menjangkau 200 siswa dengan tiga sesi utama, yakni EduHack Empowerment, Perjuangan Menuju Peluang Beasiswa, dan Shape Your Future. Ketiga sesi dirancang untuk menggali potensi, memberi motivasi, serta membuka wawasan karier dan studi lanjut.

Baca Juga :  SMAN 10 Kota Kupang Jadi Sekolah Penggerak, Ini Tugasnya

Tak hanya itu, acara juga dilengkapi dengan sesi konsultasi melalui lima booth bidang karier, mencakup bidang pendidikan, sosial-humaniora, STEM, kesehatan, hingga kewirausahaan. Para siswa dapat bertanya langsung kepada narasumber sesuai minat dan cita-cita mereka.

  • Bagikan