Topik : 

UKI Gelar Seminar Nasional Bahas Teknologi dalam Manajemen Administrasi Pendidikan

Reporter : Jack
  • Bagikan
IMG 20251008 WA0002

Program Magister Administrasi Pendidikan UKI berkolaborasi dengan Universitas Negeri Malang menggelar Seminar Nasional bertema “Teknologi Suatu Keniscayaan dalam Lingkup Administrasi Pendidikan” secara virtual, diikuti lebih dari 80 peserta dari berbagai daerah.

Timor Savana — Program Magister Administrasi Pendidikan (MAP) Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia (UKI) berkolaborasi dengan Program Studi Magister Pendidikan (S2 MP) Universitas Negeri Malang menggelar Seminar Nasional bertajuk “Teknologi Suatu Keniscayaan dalam Lingkup Administrasi Pendidikan.”

Kegiatan ini berlangsung secara virtual pada Rabu, 7 Oktober 2025, dan diikuti oleh sekitar 80 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Seminar tersebut menghadirkan narasumber utama, Dr. Raden Bambang Summarsono, S.Pd., M.Pd., dosen Universitas Negeri Malang, yang juga dikenal sebagai akademisi aktif dalam bidang administrasi dan teknologi pendidikan.

Ketua Program Studi Magister Administrasi Pendidikan UKI, Prof. Dr. Dra. Mesta Limbong, M.Psi., turut membuka kegiatan tersebut dengan menekankan pentingnya kolaborasi antarkampus dalam memperluas akses pembelajaran berbasis teknologi.

Menurut Prof. Mesta, perkembangan teknologi yang pesat menuntut para pendidik dan tenaga administrasi pendidikan untuk terus beradaptasi. “Kalau kita mau berubah, kita pasti punya persepsi tentang teknologi. Dari teknologi itu sendiri saya bisa kenal teman-teman semua termasuk rekan media,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa guru, khususnya di daerah pedalaman, perlu memiliki growth mindset terhadap perubahan. “Jangan terbelenggu hanya oleh keterbatasan fasilitas. Teknologi bisa menjadi jembatan yang mempermudah proses belajar mengajar,” tambahnya.

Dr. Raden Bambang Summarsono dalam pemaparannya menyoroti bagaimana teknologi telah menjadi keniscayaan dalam tata kelola administrasi pendidikan modern. Ia menjelaskan pentingnya pemanfaatan aplikasi digital untuk efisiensi dan transparansi data sekolah.

“Daripada mencari data secara manual di tumpukan kertas, dengan teknologi semua bisa diakses lebih cepat. Ini bagian dari transformasi administrasi pendidikan yang efisien,” jelasnya.

  • Bagikan