Ia mengatakan sempat menahan pukulan berikutnya menggunakan tangan hingga mengalami luka. Ketika sebuah pukulan mengarah ke bagian rusuk, Desimson mengaku berusaha menahannya, tetapi kemudian terjatuh dan mengalami cedera pada lutut kanan.
Desimson mengaku kemudian merampas bambu tersebut. Menurut dia, orang yang sebelumnya memegang bambu itu kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil tombak yang biasa digunakan untuk berburu babi. Desimson mengaku menghindar ketika tongkat tersebut hendak digunakan untuk menyerangnya.
Sementara itu, pihak lain yang membuat laporan menyampaikan kronologi berbeda. Jon Fransiskus Bell mengatakan, sebelum keributan terjadi, suasana pesta berlangsung baik-baik saja. Persoalan bermula setelah dirinya dan BSW saling bersenggolan di dalam tenda.
Menurut Jon, situasi sempat dapat dikendalikan. Namun menjelang dini hari, persoalan kembali memanas setelah dirinya memukul BSW sebanyak dua kali. BSW disebut sempat berupaya membalas, tetapi aksinya dihadang sejumlah orang yang berada di dalam tenda.
Situasi kembali memanas setelah seseorang melapor kepada ayah BSW bahwa anaknya sedang ditahan di lokasi pesta. Jon mengatakan dirinya tidak mengetahui keberadaan BSW setelah itu dan kemudian memilih membuat kopi bersama sejumlah temannya.
Saat sedang duduk di dekat api, ayah BSW datang dan menanyakan siapa yang memukul anaknya. Jon mengaku kemudian dipukul satu kali pada bagian pipi kanan oleh AW, ayah BSW.
Melihat sejumlah orang berada di belakang AW, Jon mengatakan dirinya memilih melarikan diri untuk mengamankan diri. Dalam kondisi panik, ia terjatuh di jalan raya dan mengaku kemudian dikeroyok. Akibat kejadian itu, Jon mengalami luka sobek pada bagian kanan dahi dan mendapat delapan jahitan di Puskesmas Niki-Niki sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polres TTS.
Kedua pihak kini sama-sama menempuh jalur hukum dengan membawa versi masing-masing mengenai rangkaian kejadian di pesta tersebut. Desimson mengatakan dirinya tidak keberatan apabila pihak lain juga membuat laporan karena menurutnya kedua pihak mengalami luka akibat bentrokan. Sementara Jon mengatakan persoalan damai harus disertai tanggung jawab atas kejadian yang dialaminya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













