Polres TTS menyatakan kematian Gustaf Nabuasa penuhi unsur pembunuhan. Dugaan pembunuhan berencana, ancaman dan bukti WhatsApp masih didalami penyidik.
Soe, TimorSavana.com || Polres Timor Tengah Selatan (TTS) menyatakan kematian mantan anggota DPRD TTS periode 2019-2024, Gustaf Nabuasa, telah memenuhi unsur tindak pidana pembunuhan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres TTS, I Wayan Pasek Sujana, saat dikonfirmasi mengenai perkembangan terbaru perkara yang sebelumnya ditangani sebagai dugaan penganiayaan yang berujung pada kematian Gustaf.
“Kasus kematian Gustaf Nabuasa memenuhi unsur pembunuhan,” kata I Wayan saat dikonfirmasi.
Perubahan konstruksi perkara itu menjadi perkembangan penting dalam penyidikan kasus yang terjadi di Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, pada 3 Juni 2026. Gustaf kemudian meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Kupang pada 9 Juni 2026.
Dalam proses awal penyidikan, polisi telah menetapkan Leonard Asbanu sebagai tersangka. Namun, dengan dinyatakannya kematian Gustaf memenuhi unsur pembunuhan, perhatian kini bergeser pada bagaimana penyidik membuktikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.
Keluarga Gustaf sejak awal meminta perkara tersebut tidak berhenti pada dugaan kekerasan yang terjadi di lokasi. Mereka menduga terdapat sejumlah informasi sebelum kejadian yang perlu diperiksa untuk melihat apakah ada kaitan dengan kematian Gustaf.
Salah satu yang disoroti keluarga adalah dugaan ancaman terhadap Gustaf dan kakaknya, Charles Nabuasa. Charles juga menjadi korban dalam peristiwa di lokasi percetakan sawah baru pada 3 Juni 2026.
Keluarga menyebut adanya informasi mengenai ancaman yang menggunakan istilah “joker merah” dan diduga merujuk kepada Gustaf serta Charles. Menurut keluarga, informasi mengenai ancaman tersebut bahkan pernah dilaporkan ke Polsek Amanuban Selatan pada 14 Maret 2026.
Namun, ketika dikonfirmasi mengenai laporan atau dugaan ancaman tersebut, Kasat Reskrim Polres TTS mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman. Polisi belum menyimpulkan apakah informasi tersebut memiliki hubungan dengan kematian Gustaf.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













