Seorang oknum bernama Habel Natonis dilaporkan memukul Ribka Natonis dengan kursi plastik pada Kamis malam, 24 April 2025, di Desa Fatuulan. Korban alami luka di tangan dan akan melapor ke Polsek Kie.
Kamis malam, 24 April 2025, sekitar pukul 20.00 WITA, Desa Fatuulan digemparkan oleh tindakan kekerasan yang dilakukan seorang oknum bernama Habel Natonis terhadap Ribka Natonis. Insiden ini terjadi di rumah korban, saat pelaku datang bertamu tanpa memberi tanda-tanda mencurigakan.
Menurut kesaksian korban melalui video yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp, awalnya situasi terlihat normal. Ribka bahkan sempat menyambut Habel dengan sopan dan menyuguhkan sirih merah—sebuah simbol keramahan dalam tradisi setempat. Namun, tawaran itu diabaikan oleh Habel, tanpa satu kata pun.
Usai penyambutan singkat itu, keduanya sempat bercakap-cakap di ruang tamu. Namun percakapan yang berlangsung singkat itu berubah mencekam ketika Habel tiba-tiba bangkit dari tempat duduknya.
Tanpa peringatan, Habel melangkah cepat ke arah korban, meraih kursi plastik yang ada di dekatnya, dan mengayunkannya ke arah kepala Ribka. Namun, korban sempat menangkis serangan itu dengan kedua tangannya.
Benturan keras dari kursi tersebut mengakibatkan luka lecet dan kulit terkelupas pada tangan kanan Ribka. Meski tidak sampai pingsan, korban tampak terguncang dan mengalami kesakitan luar biasa usai insiden tersebut.
Kepala Desa Fatuulan, Imanuel Natonis saat dikonfirmasi awak media, membenarkan kejadian ini. Ia menyatakan telah menghubungi suami korban untuk memastikan kebenaran informasi. “Saya cek lagi dan dapat info dari mama Ribka punya suami, bilang betul dong tadi ada ribut,” ungkapnya.
Pihak keluarga korban menyatakan bahwa mereka tidak akan tinggal diam. Ditemani kerabat dekat, malam ini juga mereka berencana melaporkan Habel Natonis ke Polsek Kie untuk diproses hukum**
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













