REI juga sedang mempersiapkan bantuan tahap kedua senilai sekitar Rp150 juta untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Flores. Selain itu, REI turut menyoroti kondisi bencana gempa bumi yang terjadi di Sumba.
Di sisi lain, Ketua BPOD, Bobby Pitoby, menegaskan bahwa kegiatan REI Fun Run juga menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kesehatan dan kepemilikan rumah yang layak.
Ia menyebutkan, kebutuhan rumah di NTT masih menjadi tantangan besar. Berdasarkan data yang disampaikannya, angka backlog perumahan di NTT mencapai sekitar 94 ribu unit, sementara lebih dari 340 ribu rumah masuk kategori tidak layak huni.
“REI ini adalah Real Estate Indonesia. Tujuan organisasi ini adalah merumahkan masyarakat. Tiga kebutuhan pokok masyarakat adalah pangan, sandang, dan papan. Kebutuhan akan perumahan di NTT masih sangat besar,” kata Bobby Pitoby.
Menurutnya, rumah bukan sekadar bangunan, melainkan tempat keluarga bertumbuh dan membangun kehidupan yang lebih baik. Karena itu, upaya memenuhi kebutuhan perumahan perlu terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai modal utama untuk menjalankan aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“ Kesehatan adalah investasi termahal. Kalau kita tidak sehat, kita tidak akan bisa melakukan apa-apa,” ujarnya.
Bobby Pitoby mengajak masyarakat NTT untuk ikut mendukung program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dengan berupaya memiliki rumah sendiri sesuai kemampuan.
Untuk mengikuti REI Fun Run 2026, biaya registrasi mulai dari Rp125.000 bagi 500 pendaftar pertama. Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui Desy di nomor 0813-3728-2180 dan Salma di nomor 0821-3888-2197.
Kegiatan ini didukung oleh sejumlah sponsor, yakni Bank BTN, Bank NTT, Wifiku Kupang, Pertamina, BSI, Counterpaint, SPC Group, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Melalui REI Fun Run 2026, REI NTT berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat, kebersamaan, serta dukungan terhadap pengembangan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













