Dalam pertemuan KDLH kali ini, forum anggota menghasilkan beberapa rekomendasi kepada pemerintah daerah yakni :
- Pemerintah daerah di NTT harus punya komitmen dan aksi nyata untuk pemberantasan korupsi di sektor sumber daya alam. Mulai dari level perijinan hingga praktek illegal di lapangan
- Pemerintah daerah di NTT menjadikan pemulihan ekologis sebagai salah satu agenda utama dalam pengelolaan sumber daya alam/lingkungan hidup di NTT.
- Pemerintah daerah di NTT mesti melakukan agenda yang masif terkait dengan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim untuk mencegah terjadinya bencana ekologis yang merugikan/membahayakan keselamatan rakyat NTT
- Pemerintah daerah di NTT menghentikan praktek praktek kriminalisasi pejuang lingkungan hidup di NTT. Baik yang berasal dari organisasi Masyarakat sipil maupun rakyat petani, nelayan, peternak serta komponen Masyarakat lainnya
- Pemerintah di NTT menghentikan pemberian ijin untuk investasi investasi ekstraktif pertambangan di NTT dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perijinan yang sudah ada.
- Pemerintah di NTT harus melakukan aksi nyata terkait politik peningkatan anggaran lingkungan hidup untuk pemulihan alam di NTT terutama di wilayah wilayah kritis dan potensial kritis.
- Pemerintah daerah di NTT harus berkoordianasi dengan pemerintah pusat untuk meninjau Kembali penetapan Flores sebagai Pulau Geothermal dan Status CA Mutis yang ubah menjadi Taman Nasional
- Pemerintah daerah di NTT juga harus menghentikan praktek PLTU Industri Batubara (PT.MSM) di Pulau Sumba karena Sumba telah ditetapkan sebagai Sumba Iconic Island. Yakni Sumba tanpa energi Kotor.
- Pemerintah daerah di NTT meninjau ulang semua ijin investasi di sektor pariwisata yang abai pada kepentingan ruang penghidupan nelayan, petani, peternak dan Masyarakat lainnya
- Pemerintah daerah di NTT menghentikan eksploitasi pulau pulau kecil dari industry ekstraktif justru mekanisme perlindungan dari keterancaman perubahan iklim dan kenaikan air laut harus dibuat dan dijalankan dalam kebijakan.
- Pemerintah daerah di NTT harus serius menyelesaikan masalah pencemaran sampah dan limbah B3 di NTT
- Pemerintah di NTT memprioritaskan pemulihan dan perlindungan keanekaragaman hayati endemik di NTT yang terancam punah
- Pemerintah di NTT memprioritaskan penguatan dunia pendidikan yang berbasis pada potensi bentang alam, ekosistem esensial dan keanekaragaman hayati endemik NTT.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













