Berbagai rekomendasi tersebut menurut WALHI NTT niscaya bisa dijalankan apabila para pemimpin di NTT tidak terbelenggu oleh kepentingan investor atau pemodal. “ Kami di WALHI NTT meyakini apabila seluruh pemimpin pemerintahan di NTT lebih mengutamakan kepentingan investasi dan mengabaikan lingkungan hidup serta kebudayaan NTT, maka bencana bencana ekologis akan semakin sering terjadi di NTT dan itu akan memperpanjang deretan penderitaan rakyat kecil sebagai kaum yang paling rentan dalam bencana ekologis,” tutup Umbu Wulang Tanaamah Paranggi.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













