Topik : 

Siswa SMA di Kota Kupang Diperkosa Lalu Disembunyikan di Takari

Reporter : Mesron Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250116 112252

TIMOR SAVANA.COM, Kupang – Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan isu krusial yang masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Kota Kupang. Berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, psikis, maupun seksual, terus terjadi dan menimbulkan dampak yang mendalam bagi korban. Salah satu kasus terbaru yang mencuat adalah kasus pemerkosaan terhadap Mawar (17 seorang anak perempuan di bawah umur yang dilakukan oleh seorang sopir truk dum.

Kronologi Kejadian:

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari IT, pendamping korban, kejadian bermula ketika korban dijemput oleh pelaku bersama dua orang temannya saat jam istirahat sekolah pada 9 Januari 2025 pukul 09.00 pagi. Dengan dalih mengajak makan Salome di sekitar sekolah, pelaku justru membawa korban ke wilayah Kilometer 10 Oesapa untuk mengantar kedua temannya.

Baca Juga :  NTT GELAP, 1.290 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di 2024!

Setelah itu, pelaku membawa korban makan ayam geprek di warung. Sesaat setelah makan, korban sempat meminta diantar pulang, pelaku mengabaikannya dan malah membawanya ke jembatan Petuk. Di tempat inilah pelaku melancarkan aksi bejatnya. Diketahui bahwa pelaku telah menyiapkan pakaian ganti yang rencananya untuk korban, dan di Petuk, ia dipaksa untuk mengganti seragam sekolahnya.

Usai kejadian di Petuk, pelaku kembali ke Kilometer 10 untuk menjemput kedua temannya, lalu membawa korban ke Takari dengan truk dum yang dikendarainya. Setibanya di Takari pada pukul 18.00 WITA, korban diinapkan di rumah salah satu teman pelaku dan kembali diperkosa. Korban mengaku dipindahkan sebanyak tiga kali selama berada di Takari.
  • Bagikan