Pemda TTS Kukuhkan 87 Kelompok Tani di Kecamatan Kie. ini Terbanyak!

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251204 WA0000

Bupati TTS Eduard Markus Lioe mengukuhkan 87 kelompok tani dari delapan kecamatan dan, pada kegiatan terpisah, melepas 37,5 ton benih jagung MAXXI 1 untuk lebih dari 600 kelompok tani sebagai langkah memperkuat swasembada pangan

Kie, TimorSavana.com – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mengukuhkan 87 kelompok tani dari delapan kecamatan di Kecamatan Kie, Senin, 1 Desember 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati TTS, Eduard Markus Lioe.

Kelompok tani yang dikukuhkan tersebut berasal dari Kecamatan Kie, Fatumolo, Amanatun Selatan, Amanuban Barat, Noebeba, Kotolin, Amanuban Tengah, dan Amanuban Selatan. Pengukuhan dilakukan sebagai upaya memperkuat kelembagaan pertanian di tingkat masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Eduard Markus Lioe (Buce Lioe) menekankan bahwa sektor pertanian memegang peranan penting dalam ketahanan ekonomi nasional dan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Buce menyampaikan bahwa salah satu Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI adalah mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, dan ekonomi.

Ia menegaskan bahwa komoditas pertanian, termasuk tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan, merupakan pilar utama pembangunan nasional maupun daerah. Kebutuhan pangan terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk.

Lebih lanjut ia juga menyoroti arahan pemerintah pusat yang meminta seluruh pemangku kepentingan mulai dari kementerian, TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga sektor swasta untuk bergerak bersama mempercepat tercapainya swasembada pangan.

Menurut Bupati, pencapaian swasembada pangan juga berkaitan erat dengan pembangunan generasi emas yang membutuhkan ketersediaan pangan bergizi dan berkelanjutan.

Pada momentum tersebut, ia menegaskan bahwa pembangunan pertanian di TTS terus dilakukan dari tahun ke tahun melalui sinergi pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa.

Ia pun menjelaskan bahwa TTS memiliki potensi lahan kering yang dapat dioptimalkan untuk pengembangan tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan guna meningkatkan produksi, ketersediaan pangan, serta ekonomi masyarakat.

  • Bagikan