Badan Kehormatan DPRD TTS Mati Suri

  • Bagikan
20250730 115447

Badan Kehormatan DPRD TTS Mati Suri

Oleh : Dony Tanoen, Ketua FPDT

 

Dalam sistem demokrasi yang sehat, transparansi, integritas, dan pengawasan internal merupakan tiang penyangga utama lembaga legislatif. Namun, apa jadinya jika salah satu tiang itu roboh? Inilah yang sedang terjadi di DPRD Timor Tengah Selatan (TTS), di mana Badan Kehormatan—sebuah alat kelengkapan dewan yang seharusnya menjaga marwah dan etika lembaga—justru mengalami kelumpuhan fungsi secara terang-terangan.

Forum Peduli Demokrasi Timor (FPDT) menyampaikan fakta yang tak bisa dianggap angin lalu: Badan Kehormatan DPRD TTS dinyatakan tidak berfungsi alias mati suri. Bahkan lebih tragis, ketua BK yang seharusnya menjadi ujung tombak penegakan etika, justru disebut-sebut terlibat dalam dugaan penipuan yang mencatut nama pejabat daerah. Ini bukan sekadar ironi; ini adalah bentuk kegagalan sistemik. Sebuah institusi yang seharusnya menjadi benteng moral DPRD malah menjelma menjadi titik lemah paling mencolok dalam tubuh dewan.

Baca Juga :  FPDT Laporkan Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD TTS

Ketiadaan sikap dari para ketua fraksi, penarikan anggota dari BK, hingga sikap diam terhadap pengunduran diri anggota BK lainnya, semuanya menunjukkan adanya pembiaran terstruktur terhadap kerusakan internal. DPRD, yang mestinya menjadi rumah rakyat dan penjaga konstitusi lokal, kini justru tampil sebagai lembaga yang enggan menjaga dirinya sendiri. Bukankah ini sinyal bahwa DPRD TTS sedang kehilangan wajahnya?

  • Bagikan