KUPANG,timorsavana.com – Kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dinilai membawa perubahan signifikan bagi Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dalam peningkatan peran dan posisi perempuan.
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Gajah Solid Nusantara (GSN), Ester, saat ditemui di sela-sela persiapan penyambutan Jokowi di Pantai Oesina, Kabupaten Kupang, Jumat (31/7/2026).
Menurut Ester, selama ini perempuan di NTT kerap menghadapi berbagai keterbatasan akibat kondisi daerah yang tergolong tertinggal. Namun, dalam satu dekade kepemimpinan Jokowi, perubahan mulai terasa nyata.
“Dulu perempuan di NTT sering merasa tersisihkan. Tapi dengan kehadiran Pak Jokowi sebagai role model yang memberi perhatian besar pada daerah ini, perubahan itu sangat terlihat,” ujarnya.
Ia menilai pembangunan infrastruktur dan pengembangan sektor pariwisata, khususnya di Labuan Bajo, telah mengangkat citra NTT hingga ke tingkat internasional.
Dampaknya tidak hanya dirasakan secara ekonomi, tetapi juga membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk terlibat dalam berbagai sektor.
“Selama 10 tahun kepemimpinan beliau, wajah NTT berubah. Kita tidak bisa memungkiri dampaknya sangat besar, bahkan NTT kini dikenal dunia,” tegasnya.
Selain itu, Ester juga menyoroti meningkatnya keterwakilan perempuan dalam jabatan publik di NTT. Menurutnya, kini semakin banyak perempuan yang menduduki posisi strategis, termasuk sebagai wakil kepala daerah.
“Ini bukti perempuan NTT sudah maju. Mereka tidak lagi tertinggal, tetapi mampu menunjukkan jati diri sebagai pribadi yang tegas, berkarakter, dan berkontribusi dalam pembangunan,” katanya.
Terkait berbagai isu yang menyerang Jokowi, seperti tudingan ijazah dan polemik lainnya, Ester menilai hal tersebut tidak perlu lagi diperdebatkan.
“Beliau sudah melalui proses panjang dalam karier politik, mulai dari Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga dua periode sebagai Presiden. Semua tentu sudah melalui tahapan dan verifikasi yang jelas,” ujarnya.
Ester juga menilai kunjungan Jokowi ke NTT sebagai bentuk silaturahmi dan kedekatan emosional dengan masyarakat, bukan sekadar agenda politik.
“Kalau beliau datang kembali ke NTT, itu hal yang wajar. Masyarakat bahkan menyebut ini seperti pulang kampung. Banyak spanduk bertuliskan ‘selamat pulang kampung’,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat kini semakin cerdas dalam menyikapi berbagai isu, termasuk spekulasi politik yang berkembang.
Sebagai perwakilan organisasi dan warga NTT, Ester menyampaikan apresiasi atas kontribusi Jokowi dalam pembangunan daerah.
“Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik kehadiran Pak Jokowi di bumi Flobamora. Apa yang sudah beliau lakukan untuk kemajuan Indonesia, termasuk NTT, patut diapresiasi,” tandasnya.
Diketahui, sejumlah proyek strategis yang kini telah dirasakan manfaatnya antara lain:
* Bendungan Raknamo – Kabupaten Kupang
Dengan investasi sekitar Rp710 miliar, bendungan ini dibangun pada 2014–2018 dan telah beroperasi sejak 2018 sebagai sumber air baku dan irigasi bagi masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













