Jejak Pembangunan Jokowi: NTT Kini Lebih Terhubung dan Berdaya

Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260731 WA0000

* Bendungan Rotiklot – Kabupaten Belu

Dibangun pada 2015–2019 dengan nilai sekitar Rp497 miliar, bendungan ini mendukung ketahanan air di wilayah perbatasan dan mulai beroperasi sejak 2019.

* Bendungan Napun Gete – Kabupaten Sikka

Proyek senilai Rp880 miliar ini dikerjakan pada 2016–2022 dan kini berfungsi sebagai penopang irigasi serta kebutuhan air masyarakat.

* Bendungan Temef – Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)

Sebagai salah satu proyek terbesar dengan investasi mencapai Rp2,7 triliun, bendungan ini dibangun pada 2017–2024 dan resmi beroperasi sejak 2024.

* Pengembangan Labuan Bajo – Kabupaten Manggarai Barat

Dengan total investasi sekitar Rp3–5 triliun, kawasan ini ditata sejak 2020 hingga 2024 dan kini menjelma menjadi destinasi pariwisata kelas dunia.

* Bandara Komodo – Labuan Bajo

Revitalisasi bandara dengan nilai Rp1,2 triliun pada 2019–2021 memperkuat akses wisatawan, dan telah beroperasi optimal sejak 2021.

* PLBN Mota Ain, Wini, dan Motamasin

Tiga pos lintas batas negara di perbatasan RI–Timor Leste ini dibangun dengan investasi sekitar Rp700 miliar pada 2015–2019, kini menjadi wajah baru gerbang perbatasan yang modern.

* Pelabuhan Tenau – Kupang

Dengan anggaran sekitar Rp500 miliar (2016–2022), pelabuhan ini meningkatkan arus logistik dan konektivitas laut di NTT.

Embung dan Irigasi di Seluruh NTT

Pembangunan ratusan embung dan jaringan irigasi dengan total investasi sekitar Rp900 miliar (2015–2024) memperkuat ketahanan air di berbagai wilayah.

* Jalan Nasional dan Kawasan Perbatasan

Lebih dari Rp10 triliun dialokasikan untuk pembangunan jalan nasional dan kawasan perbatasan sepanjang 2015–2024, membuka akses antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.***

  • Bagikan