Kupang, TIMOR SAVANA.COM – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan tiga fokus utama dalam 100 hari pertama kepemimpinan mereka. Dalam konferensi pers yang digelar usai penyambutan resmi di Kota Kupang, mereka menekankan bahwa langkah awal yang diambil adalah penanganan sampah, pemberdayaan UMKM, dan reformasi birokrasi.
1. Penanganan Sampah
Salah satu prioritas utama dalam 100 hari pertama adalah mengatasi permasalahan sampah yang semakin mendesak di Kota Kupang. Wali Kota Kupang menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan tindakan konkret untuk memastikan jalan-jalan utama bebas dari sampah.
“Kami akan fokus membersihkan jalan protokol dan memastikan pengelolaan sampah lebih efisien dan berkelanjutan. Rencana kami adalah membangun warehouse pengolahan sampah di setiap kecamatan, sehingga hanya residu yang tidak dapat diolah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir,” ungkap dr. Christian Widodo.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang menumpuk serta meningkatkan kebersihan kota secara signifikan.
2. Pemberdayaan UMKM
Pemerintah Kota Kupang juga menempatkan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu program prioritas. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh bagi pelaku usaha kecil dan menengah guna mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami akan mempermudah akses permodalan, memberikan pelatihan keterampilan, serta menciptakan pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal. Harapannya, UMKM di Kota Kupang bisa semakin berkembang dan bersaing di tingkat nasional,” ujar Serena C. Francis.
Pemerintah juga berencana mengadakan program kerja sama dengan sektor swasta guna membantu UMKM mendapatkan akses pemasaran yang lebih baik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













