Dugong Terdampar Mati di TWAL Teluk Kupang, BBKSDA NTT Lakukan Penanganan

Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250210 WA0024

Timor Savana – Seekor Dugong (Dugong dugon) ditemukan terdampar dalam keadaan mati di kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Sabtu 8/2/2025 .

Kepala Balai Besar KSDA NTT, Ir. Arief Mahmud, M.Si., dalam press release yang diterima redaksi TimorSavana.com, menyampaikan bahwa laporan awal diterima oleh personel Balai Besar KSDA NTT dari masyarakat yang menemukan Dugong terdampar di Pantai Panmuti.

Namun, karena kondisi laut sedang pasang dan ombak besar, bangkai Dugong terbawa arus hingga ke Pantai Oebelo Kecil. Menindaklanjuti laporan tersebut, BBKSDA NTT segera berkoordinasi dengan BKKPN Kupang, BPSPL Denpasar, Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan Undana, serta masyarakat setempat.

Setelah melakukan pencarian dan koordinasi dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Dalek Esa di Desa Tanah Merah, bangkai Dugong akhirnya ditemukan dalam kondisi telah membengkak, dengan sebagian besar kulit terkelupas dan berwarna kemerahan.

Pembusukan parah terjadi di bagian anus, dengan sebagian organ dalam seperti usus terburai keluar. Berdasarkan klasifikasi kondisi mamalia laut yang terdampar, bangkai Dugong ini berada pada kategori antara kode 3 (bangkai mulai membengkak) dan kode 4 (bangkai telah membusuk).

Petugas awalnya berencana melakukan nekropsi dan pengambilan sampel organ dalam untuk uji laboratorium guna mengetahui penyebab kematian. Namun, karena kondisi Dugong sudah membusuk, proses tersebut tidak dapat dilakukan. Diperkirakan Dugong telah mati lebih dari 24 jam sebelum ditemukan.

  • Bagikan