Kupang, Timor Savana – Seekor buaya muara muncul di sekitar pemukiman warga Desa Naibonat, Kabupaten Kupang, membuat masyarakat resah. Laporan mengenai kemunculan buaya tersebut masuk ke Call Center Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur pada Senin (25/2) pukul 13.54 WITA.
Laporan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kupang setelah menerima informasi dari warga.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tiga anggota Unit Penanganan Satwa (UPS) BBKSDA NTT bersama seorang personel BPBD Kabupaten Kupang segera diturunkan ke lokasi.
Setelah dilakukan pengecekan, tim menemukan seekor buaya muara berada di sebuah kali dekat pemukiman warga. Keberadaan buaya ini dinilai berbahaya karena tingginya aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Tim segera melakukan persiapan penanganan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Setelah melakukan asesmen, tim memutuskan untuk menggunakan dua jenis alat, yakni snar-bite dan harpoon. Snar-bite merupakan alat jebak berbahan kawat sling yang dipasang dengan umpan untuk menangkap buaya. Sementara itu, harpoon digunakan untuk menahan tubuh buaya dengan mata tombak yang terhubung ke tali.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












