NAGEKEO,timorsavana.com — Perhimpunan Mahasiswa Asal Nagekeo (PERMASNA) Kupang bersama Aliansi Mahasiswa Nagekeo Kupang menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026 di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada 26 Agustus 2026 yang di wakili oleh Gregorius Jo Dhawe selaku Sekretaris Umum dan Remigius Kris Rambat Moni selaku wakil bidang keorganisasian dengan menyasar sejumlah wilayah yang terdampak gempa, yakni di Kecamatan Mauponggo, tepatnya Desa Ua (Kampung Lokapau dan Ledho Woru) serta Desa Kotagana (Kampung Welolejo). Bantuan juga disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Keo Tengah, tepatnya di Desa Ngera (Kampung Nuasele).
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa asal Nagekeo yang berada di Kota Kupang terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana. Bagi PERMASNA Kupang dan Aliansi Mahasiswa Nagekeo Kupang, kondisi yang dialami masyarakat di wilayah terdampak merupakan persoalan bersama yang membutuhkan solidaritas dan kepedulian dari berbagai pihak.
Mahasiswa Hadir untuk Masyarakat:
Gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026 tidak hanya meninggalkan kerusakan secara fisik, tetapi juga membawa dampak terhadap kehidupan masyarakat. Dalam situasi tersebut, kebutuhan masyarakat akan bantuan dan dukungan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana.
Atas dasar kepedulian tersebut, PERMASNA Kupang bersama Aliansi Mahasiswa Nagekeo Kupang mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan dengan menghimpun dan menyalurkan bantuan secara langsung kepada warga terdampak.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata bahwa mahasiswa tidak hanya hadir sebagai kelompok intelektual yang berbicara mengenai persoalan masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turun langsung, mendengar, merasakan, dan membantu masyarakat ketika menghadapi situasi sulit.
“Kami hadir bukan sekadar membawa bantuan, tetapi membawa pesan bahwa masyarakat Nagekeo yang terdampak bencana tidak sendirian. Kami adalah bagian dari mereka dan apa yang mereka rasakan juga menjadi bagian dari kepedulian kami sebagai mahasiswa asal Nagekeo,” ujar Gregorius Jo Dhawe selaku Sekretaris Umum Permasna Kupang.
Menjaga Semangat Solidaritas dan Gotong Royong
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













