Ia menekankan bahwa semua kader memiliki kesempatan yang sama untuk maju, namun harus kompeten, tangguh, dan siap diuji.
Ia pun meminta pengawasan anggaran dilakukan secara serius agar APBD benar-benar berdampak pada sektor pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi rakyat, dan penanganan stunting.
Selanjutnya, ia menegaskan NasDem akan bersikap objektif dan kritis, namun tetap konstruktif, dengan mendukung setiap program pemerintah yang berpihak kepada rakyat.
Pasca Pilkada, Sandi mengajak seluruh elemen kembali bersatu membangun TTS dan menjaga marwah NasDem sebagai partai tanpa mahar serta beretika politik.
Generasi muda dan perempuan juga didorong terlibat aktif dalam politik dan pembangunan daerah sebagai bagian dari gerakan perubahan.
Ia menekankan perjuangan NasDem harus dilandasi kecintaan pada tanah kelahiran dan semangat memberi, bukan mengambil.
Para kader diminta merangkul masyarakat bukan hanya saat kampanye, tetapi dalam keseharian, mendengar keluhan warga dan membantu mencari solusi.
Menutup sambutannya, Sandi menyerukan penguatan militansi kader dan mengajak seluruh jajaran menyongsong 2029 dengan optimisme, sambil mengobarkan yel-yel “NasDem BBM” sebagai simbol kebersamaan dalam gerakan restorasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












