Keluarga korban tampak memenuhi area RSUD Soe. Suasana penuh kepanikan dan tangisan orang tua yang cemas menunggu perkembangan kondisi anak mereka.
Sejumlah orang tua menyatakan kekecewaan. Mereka meminta agar pihak sekolah dan instansi terkait tidak lagi memberi makanan yang membahayakan kesehatan siswa.
Bahkan, para orang tua mendesak agar dapur pengelola MBG segera dievaluasi total. “Kami trauma. Kami tidak mau lagi anak-anak makan makanan dari dapur MBG. Tolong ada pengawasan serius,” ungkap salah seorang orang tua dengan nada marah.
Sementara itu, pihak kepolisian dikabarkan telah menerima laporan atas kasus ini dan tengah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menelusuri sumber makanan penyebab keracunan.
Situasi RSUD Soe hingga sore hari masih dipadati keluarga korban dan warga yang ingin memastikan kondisi para siswa.
Petugas medis bekerja ekstra untuk memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan sesuai standar. Hingga kini, puluhan siswa tersebut masih dalam pemantauan intensif.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












