Tiga Pihak Rebutan Sapi Buta, Mediasi di Nifukiu Gagal – Polisi Turun Tangan

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251013 WA0005

Tak hanya itu, kepala desa juga membuka data kepemilikan ternaknya. “Saya punya delapan ekor betina dan tujuh jantan. Empat sudah dijual, sisanya masih berkeliaran,” bebernya.

Ia bahkan mengaku telah memperingatkan Yohanis Fai pada 18 September 2025 bahwa beberapa sapinya terlihat di sekitar rumah Yohanis. Namun peringatan itu tak diindahkan.

Dalam proses mediasi, Bhabinkamtibmas Hendro Oematan sempat menawarkan solusi agar masing-masing pihak jujur dan terbuka. Namun suasana kian panas dan tak ada satu pun yang mau mengalah.

“Semua ngotot mengaku pemilik. Akhirnya mediasi buntu,” ujar salah satu warga yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Kapolsek Amanuban Timur, Ipda Sirta Siregar saat dikonfirmasi terpisah, membenarkan laporan pencurian sapi itu kini sedang dalam tahap penyelidikan.

“Kasus ini masih lidik. Info dari Bhabin, ada tiga pihak yang mengaku pemilik. Kami sedang kumpulkan keterangan dari semuanya,” jelas Kapolsek.

Ia menegaskan, kepolisian masih mendalami apakah kasus ini murni pencurian atau hanya sengketa kepemilikan.

“Kami akan ungkap tuntas. Kalau terbukti pencurian, kami tindak tegas. Komitmen kami jelas terhadap pemberantasan pencurian sapi di wilayah hukum Polsek Amanuban Timur,” tegas Kapolsek.**

  • Bagikan