Warga Segel Objek Wisata Oehala, Tuding Dinas Pariwisata TTS Tutup Mata

Reporter : MN
  • Bagikan
IMG 20250418 154449
Fasilitas Objek wisata Oehala terbengkalai

Warga pemilik lahan di Oehala, TTS segel lokasi wisata air terjun karena dugaan pungutan liar dan ketidakjelasan pengelolaan oleh Dinas Pariwisata. Karcis fiktif dan fasilitas rusak jadi sorotan.

Timor Savana.Com, Soe – Aroma dugaan pungutan liar kembali menyeruak di kawasan wisata Air Terjun Oehala, Desa Oe’ekam, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Warga pemilik lahan menuding ada praktik manipulasi karcis masuk yang sudah berlangsung bertahun-tahun dan merugikan masyarakat serta pemerintah daerah.

Marthen Pay, salah satu pemilik lahan, menegaskan sikap tegas warga. “Kami tidak setuju dan beberapa orang sudah kami tegur. Ini dugaan pungutan liar karena karcis yang beredar tidak sesuai. Kami tolak. Tidak boleh ada pungutan di sini kecuali resmi dari dinas pariwisata,” tegasnya, saat ditemui di lokasi, Jumat (18/4).

Menurut Marthen, praktik ini bukan kejadian baru. Ia menyebut karcis yang dipakai masih berasal dari tahun 2024, padahal tahun 2025 belum ada satu pun karcis resmi yang dikeluarkan. “Ini sudah bertahun-tahun. Dong su ulang-ulang, bukan baru pertama kali,” tambahnya.

Lebih mengejutkan, Marthen mengungkap bahwa lahan yang saat ini jadi objek wisata telah diserahkan kepada Dinas Pariwisata TTS untuk dikelola selama lebih dari 20 tahun. Namun hingga kini, fasilitas seperti lopo dan tempat duduk rusak parah, tanpa perawatan berarti.

  • Bagikan