Proyek Duplikasi Jembatan Liliba di Kupang Mencapai 77,60%

Editor: Admin
  • Bagikan
20240816 110134

Melkianus Lubalu, seorang pengusaha berdedikasi, terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan daerah salah satu kontribusi terbarunya adalah dalam proyek pembangunan Jembatan Liliba di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek ini dijalankan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Direktorat Jenderal Bina Marga. Grup Bumi Indah, melalui PT Dewanto Cipta Pratama yang dipimpin oleh Melkianus Lubalu, dipercaya untuk melaksanakan pembangunan duplikasi Jembatan Liliba ini

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan di Kota Kupang, sekaligus memperlancar transportasi darat dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menegaskan pentingnya konektivitas antarwilayah untuk memperlancar mobilitas orang, barang, dan jasa. “Dengan konektivitas yang lebih baik, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah akan meningkat. Hal ini sangat membantu percepatan pembangunan di wilayah-wilayah tertentu,” ujar Basuki dalam siaran pers yang diterima media pada Jumat, 4 Oktober 2024. Selain itu, Basuki menambahkan bahwa infrastruktur seperti jembatan, flyover, dan underpass akan memperlancar aksesibilitas dan meningkatkan perekonomian setempat.

 

Kepala BPJN NTT, Agustinus Junianto, menjelaskan bahwa proyek Duplikasi Jembatan Liliba ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah pusat melalui alokasi anggaran Pembangunan Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2023. Proyek yang dimulai pada September 2023 ini ditargetkan selesai pada November 2024, dengan progres fisik saat ini telah mencapai 77,60 persen.

Sumber: Google
  • Bagikan