Polres TTS Sambut Kapolres Baru AKBP Kristiyan Beorbel Martino, Gantikan AKBP Hendra Dorizen

Reporter : Jack Editor: Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260730 WA0016

Di sisi lain, personel Polres TTS juga melepas AKBP Hendra Dorizen sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polres TTS.

Mutasi di lingkungan Polda NTT kali ini tidak hanya menyasar Polres TTS, tetapi juga mencakup lima Pejabat Utama Polda NTT, delapan Kapolres, serta sejumlah jabatan strategis lainnya. Secara keseluruhan, lebih dari 20 pejabat mengalami pergeseran jabatan.

Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko menegaskan bahwa mutasi bukan sekadar pergantian personel, melainkan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme, memperkuat soliditas organisasi, dan menjawab tantangan tugas kepolisian yang terus berkembang.

Sejumlah Kasus Menanti Perhatian Kapolres Baru

Memasuki masa kepemimpinannya, AKBP Kristiyan Beorbel Martino dihadapkan pada sejumlah perkara yang menjadi perhatian publik di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Beberapa di antaranya ialah kasus dugaan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dalam beberapa bulan terakhir cukup menonjol, kasus penganiayaan di Kecamatan Amanuban Selatan yang menewaskan seorang mantan anggota DPRD TTS, serta kasus pencurian ternak yang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.

Latar belakang AKBP Kristiyan yang sebelumnya bertugas di Ditres PPA dan PPO Polda NTT dinilai menjadi modal penting dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Masyarakat berharap pengalaman tersebut dapat memperkuat penegakan hukum serta perlindungan terhadap korban di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Selain itu, keluarga korban dalam kasus penganiayaan di Amanuban Selatan yang menewaskan mantan anggota DPRD TTS juga masih menantikan proses hukum berjalan secara tuntas. Perkembangan penanganan perkara tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu perhatian publik pada awal masa kepemimpinan Kapolres yang baru.

  • Bagikan